SuaraMalang.id - Masyarakat di Kraksan Kabupaten Probolinggo Jawa Timur diresahkan dengan sepak terjang maling motor di daerah tersebut.
Sebelumnya, tiga motor raib digondol maling hanya dalam tempo sepekan. Belum reda isu itu, kini diduga maling motor kembali beraksi lagi, Kamis (27/01/2022).
Beruntung, aksi maling kali ini gagal lantaran tepergok pemiliknya. Korban bernama Ikham Kabir (26), warga Desa Banyuanyar Kidul Kecamatan Banyuanyar.
Saat itu Ia sedang nongkrong di angkringan yang berada di Kelurahan Sidomukti Kecamatan Kraksaan, hingga pukul 04.00 WIB.
"Jam 02.00 WIB sudah tutup, tapi saya tadi tidak langsung pulang ke kontrakan teman yang jaga angkringan," katanya seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com.
"Karena masih ngelinting rokok sambil main game. Nah sekitar pukul 04.00 WIB ini tiba-tiba saja datang pria tidak dikenal ke angkringan," katanya menambahkan.
Kabir melanjutkan, pria terduga maling itu datang mengenakan jaket kulit warna hitam, celana Levi’s dan bermasker. Ia datang dari arah jalan raya langsung menuju tempat sepedanya diparkir.
Awalnya, pria itu sama sekali tidak menoleh ke tempat Ia nongkrong. Pria tersebut datang langsung menuju sepeda motornya.
"Kalau tutup, itu biasanya dari depan samping itu pakai terpal biru, jadi dari jalan raya kelihatan cuma tempat parkir sepeda motor, pas datang tiba-tiba langsung ke sepeda saya. Awalnya saya diam saja dan ketika pria itu noleh ke saya baru nanyain ini sepeda motor siapa," ujarnya.
Baca Juga: Kronologi Curanmor di Kompleks Elite Duren Sawit, Sebelum Beraksi Pelaku Diduga Pura-Pura Jadi Ojol
Setelah menjawab pertanyaan pria tersebut, sambung Kabir, pria bertubuh gempal tersebut langsung mengangguk dan pergi ke jalan raya.
Merasa curiga, ia kemudian mengintip dari celah-celah terpal penutup angkringan, ternyata pria tersebut masuk ke sebuah mobil hitam.
"Saat saya intip, ternyata sudah ada mobil hitam Avanza sudah parkir di depan, tidak tahu persis berapa orang di dalam mobil itu tapi yang jelas pria itu langsung masuk mobil dan langsung melanjutkan perjalanan ke arah barat," katanya.
"Sebelum noleh ke saya, orang itu sudah mengutak-atik sepeda saya, seperti mengecek lubang kunci kontak," ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Kraksaan Kompol Sujianto mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan terhadap maraknya kasus curanmor di wilayah hukumnya itu.
Ia mengatakan, para pelaku diperkirakan berasal dari luar daerah yang menetap untuk menguasai medan. Ia pun berharap agar masyarakat waspada karena dugaan sementara pelaku ini tidak melancarkan aksinya sendiri.
Berita Terkait
-
Kronologi Curanmor di Kompleks Elite Duren Sawit, Sebelum Beraksi Pelaku Diduga Pura-Pura Jadi Ojol
-
Belum Setahun Dibeli, Yamaha Nmax Wawan Raib Digondol Maling di Kompleks Elite Duren Sawit
-
Dua Warga Paiton Probolinggo Positif Terpapar Covid-19 Setelah Perjalanan dari Jakarta
-
Pulang Dari Jakarta, Dua Warga Probolinggo Positif Terinfeksi Covid-19
-
Terjerat Hutang, Seorang Ibu di Sintang Nekat Ajak Anaknya Curi Motor Namun Dipergoki Warga
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Arema FC vs Persik Kediri Jadi Laga Penentuan, Marcos Santos: Harus Menang!
-
Kasus Super Flu Kota Malang Diklaim Terkendali, Seluruh Pasien Sembuh!
-
Wakil Wali Kota Batu Bongkar Teknik Rahasia Komunikasi Politik Dasco
-
Malang Target 3,4 Juta Kunjungan Wisata Selama 2026, Ini Alasannya
-
Konflik Dualisme Yayasan SMK Turen Malang Memuncak, Ribuan Siswa Terpaksa Tak Sekolah