SuaraMalang.id - Warga Kabupaten Probolinggo Jawa Timur ( Jatim ) tidak tenang diteror kasus pencurian sepeda motor beberapa waktu terakhir ini.
Dalam sepekan, kasus pencurian bisa menyasar dua sampai tiga sepeda motor. Misalnya akhir-akhir ini di Kecamatan Kraksaan. Dalam waktu sepekan saja dua sampai empat motor milik warga dicuri orang.
Salah satu korban bernama Adi Chandra Kurniawan (50). Warga Desa Bulu Kecamatan Kraksaan tersebut mengaku kehilangan sepeda motor pada Jumat (21/1/2022) kemarin.
Dalam tempo bersamaan, tetangganya juga mengalami kemalangan serupa. Tetangganya itu ngekos di samping rumahnya kehilangan satu sepeda motor.
Ia mengaku, para maling melancarkan aksinya dengan membobol gembok pagar besi rumah sehingga bisa leluasa membawa kabur motor yang terparkir di garasi dalam pagar.
Teror curanmor ini segera direspons Kapolsek Kraksaan Kompol Sujianto. Ia membenarkan maraknya aksi pencurian sepeda motor di wilayahnya itu.
Ia menjelaskan, dalam satu minggu saja ada sekitar dua sampai tiga kali kejadian curanmor, "Kejadian curanmor yang terjadi di Kraksaan memang benar adanya, saya sudah datang ke TKP sendiri," katanya seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Rabu (26/01/2022).
Ia menduga para pelaku curanmor tersebut berasal dari daerah di luar Probolinggo, terutama di luar Kraksan. Sebab di Kraksan, Ia melanjutkan, banyak rumah yang tidak dikunci.
"Kendaraan dibiarkan, pelaku dalam semalam bisa ambil dua (sepeda motor)," katanya menegaskan.
Baca Juga: Bencana Angin Puting Beliung Memorakporandakan Empat Kecamatan di Kabupaten Probolinggo
Maka dari itu pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada, jangan sampai memberikan akses kepada para pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya.
Selain itu pihaknya juga akan terus meningkatkan patroli rutin ke setiap wilayah di Kecamatan Kraksaan, untuk mencegah aksi kejahatan terutama pencurian kendaraan bermotor.
Berita Terkait
-
Bencana Angin Puting Beliung Memorakporandakan Empat Kecamatan di Kabupaten Probolinggo
-
Waspada Omicron, Wali Kota Probolinggo Terbitkan Aturan WFH Bagi Wanita Hamil
-
Maling Motor di Sumenep Ini Licin, Dikepung Lolos, Tertangkap Usai Drama Kejar-kejaran dengan Polisi
-
Produksi Garam di Kabupaten Probolinggo Turun Signifikan, Target 22.000 Ton Hanya Tercapai 6.000 Ton
-
Sidang Bupati Nonaktif Probolinggo Puput Tantriana Sari dan Suami Didakwa Terima Suap Rp 360 Juta, Ini Rinciannya
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Semeru Membara: Jalur Pendakian Ditutup Total, Pendaki Dievakuasi!
-
BRI Gelar Semarak Merah Putih di Sofifi Maluku Utara, UMKM Lokal Ikut Tumbuh
-
Wajah Baru Stasiun Malang 2026: Tak Lagi Sekadar Transit, Bakal Jadi Surga UMKM
-
Angkot Malang Naik Kelas: Kini Ber-GPS, Siap Jemput Pelajar Gratis Bulan Ini
-
Tangis Haru Pecah di Taiwan, BRI Pertemukan Yuni dengan Sang Ibu Setelah Hampir 10 Tahun