SuaraMalang.id - Produksi garam di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur turun drastis pada 2021. Dari target 22.000 ton hanya terealisasi 6.000 ton garam.
Kepada Bidang Perikanan Tangkap, Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Probolinggo, Hari Pur Sulistiono mengatakan, penyebab turunnya produksi garam karena cuaca. Sepanjang 2021 lalu, wilayah Kabupaten Probolinggo sering dilanda hujan dan angin kencang.
“Anomali cuaca terjadi tahun kemarin. Itu sangat berpengaruh pada produksi garam. Sehingga capaian garam tak bisa terealisasi,” ujarnya seperti diberitakan timesindonesia.co.id, Selasa (25/1/2022).
Dijelaskannya, masa efektif produksi garam hanya terjadi pada September dan Oktober. Sehingga selama dua bulan itu, produksi garam hanya mampu tercapai 6.000 ton.
Sedangkan pada bulan-bulan lainnya, menurutnya, cuaca tidak mendukung produksi garam.
“Kualitas turun pastinya karena intensitas cahaya matahari berkurang,” paparnya.
Ia menambahkan, capaian produksi garam tahun 2021 memang lebih buruk dari pada tahun 2020. Sebab, pada tahun 2020 perolehan produksi garam masih mampu mendongkrak hingga 12.000 ton.
“Tapi tahun 2021, perolehannya lebih turun lagi separo dari perolehan tahun 2020. Sangat di luar harapan,” ujarnya.
Sehingga dalam dua tahun terakhir, capaian produksi garam di Kabupaten Probolinggo tidak bisa sesuai target. Sebab, anomali cuaca yang sering terjadi sepanjang dua tahun terakhir.
Baca Juga: 4 Makanan Penyebab Vertigo yang Harus Dihindari, Salah Satunya Makanan Tinggi Garam
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Alasan Program RT Berkelas Kota Malang Belum Bergulir
-
BRI KKB: Kredit Mobil dan EV Makin Mudah, Cukup Lewat BRImo dengan Cicilan Stabil
-
BRI Imlek Prosperity 2026: Strategi Finansial Baru Sambut Tahun Kuda Api
-
Libur Nyepi dan Lebaran 2026, Wisata Malang hingga Kota Batu Dipastikan Aman dan Nyaman
-
Mudik dan Liburan Lebaran Lebih Hemat dengan Promo Spesial BRI Ramadan