SuaraMalang.id - Wakil Presiden RI Marud Amin mengunjungi lokasi relokasi korban erupsi Gunung Semeru di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Lumajang, Jawa Timur, Jumat (14/1/2022).
Wapres menilai pembangunan tempat relokasi tersebut cepat. Selain itu, Ia mengatakan kalau konsep pembangunan hunian sudah memenuhi standar perumahan pada umumnya di Indonesia.
"Selain prosesnya yang cepat, relokasi ini bisa menjadi penanganan bencana percontohan. Karena konsep dan pembangunan huniannya memenuhi standar perumahan pada umumnya. Semacam Smart Village," kata Wapres, seperti dikutip dari timesindonesia.co.id, jejaring media suara.com, Jumat (14/01/2022).
Sebelumnya, bencana erupsi Gunung Semeru pada 4 Desember 2021 lalu mengakibatkan 59 korban jiwa dan 7.063 warga mengungsi.
Bahkan, kerusakan akibat bencana ini sedikitnya 1.027 rumah. Termasuk satu fasilitas kesehatan, dua puluh lima fasilitas pendidikan, sembilan belas rumah ibadah, dan dua jembatan rusak parah.
Oleh sebab itu pemerintah kabupaten dan provinsi berencana merelokasi desa yang hancur setelah diterjang abu dan lahar Semeru saat letusan 4 Desember 2021 itu.
Kemudian, selain mengecek sejumlah bangunan hunian penyintas erupsi semeru, wapres juga sempat berdialog dengan para penyintas. Yang hingga kini masih tinggal di posko pengungsian terpusat. Sembari menunggu pembangunan hunian sementara selesai dilakukan.
Selain hunian, pemerintah juga akan menyiapkan berbagai fasilitas umum dan fasilitas sosial. Seperti pasar, sanitasi air bersih, lapangan olah raga, rumah ibadah hingga kandang ternak terpadu.
"Seluruh bangunan fasum, fasos dan hunian ini ditargetkan selesai dalam kurun waktu satu setengah bulan kedepan. Agar masyarakat bisa segera membangun dan menjalani kehidupan seperti sediakala," katanya.
Turut dalam kunjungan kerja wapres, yakni Kepala BPNPB, Suharyanto, Wakil Menteri KLHK, Alue Dohong, Sekjend Kementerian PUPR, Mohammad Zainal Fatah dan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
Baca Juga: Wapres Targetkan Huntara Pengungsi Semeru Siap Dihuni Saat Lebaran
Berita Terkait
-
Wapres Targetkan Huntara Pengungsi Semeru Siap Dihuni Saat Lebaran
-
Polda Jatim Imbau Mahasiswi UNESA yang Jadi Korban Pencabulan Dosennya Segera Lapor
-
Penendang Sesajen Hadfana Firdaus Dikenal Warga Banguntapan Sebagai Ustaz Namun Tertutup
-
Polisi Tangkap Penendang Sesajen di Sekitar Gunung Semeru, Langsung Jadi Tersangka Penistaan Agama
-
Pengungsi Korban Gempa Semeru Sempat Tegang, Wapres Maruf Dadakan Tunjuk Sekjen KemenPUPR jadi Penerjemah
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Angkut 2.800 Penumpang Tiap Hari, TransJatim Malang Raya Butuh Tambahan Koridor Segera
-
Solusi Payroll Terintegrasi Dari QLola by BRI Untuk Bisnis Modern
-
Sinergi Tanpa APBD: Babak Baru Transformasi Pasar Induk Gadang Malang
-
Lebih dari 8 Ribu Penumpang Padati Terminal Arjosari Malang Saat Idul Adha
-
Pemkot Malang Siapkan Skenario Gabungkan 23 Kampung Tematik Jadi Surga Wisata