Selain itu, Irwan Admin IG @infogresik juga mengungkapkan bahwa saat ini masyarakat gresik membutuhkan kejelasan terkait kebutuhan tenaga kerja untuk Pabrik Smelter PT Freeport Indonesia yang beberapa waktu lalu sempat dihadiri Presiden Jokowi saat Groundbreaking.
"Sekarang ini, masyarakat Gresik butuh kejelasan terkait kebutuhan tenaga kerja Smelter Gresik," pungkas Irwan.
Irwan juga menambahkan bahwa masyarakat sering mengeluhkan air PDAM yang seringkali macet bahkan hampir tiap hari.
"Keluhan air PDAM di Gresik yang semakin sering terjadi bahkan hampir setiap hari," tambahnya.
Tak mau ketinggalan, Deny admin @info.ponorogo juga menceritakan uneg-uneg masyarakat bahwa banyak truk pengangkut pasir yang verload melintasi jalan penghubung desa hingga membuat jalan rusak.
"Di sekitar tambang pasir, dan terlihat overload dari truk truk yang memuat pasir (lokasi arah Ngebel)," imbuhnya.
Berbagai saran dan kejadian yang telah disampaikan para influencer akan dikoordinasikan oleh Emil kepada Jajaran Pemprov Jatim agar segera ditindaklanjuti.
"Intinya begini, kita berharap bahwa yang menjadi masukan dari rekan rekan ini bisa saya teruskan dan ditindaklanjuti bagi rekan rekan pemprov. Bahwa ini snapshot masukan dari rekan rekan semua di Jatim," ucap Mantan Bupati Trenggalek tersebut.
Menurutnya, berbagai masukan yang dibeberkan rekan-rekan influencer seluruh Jatim adalah sebuah refleksi akhir tahun 2021 bagi Emil.
Baca Juga: Digital Marketing: Cara Influencer Membantu UMKM Memasarkan Produknya
"Tentunya, hal hal seperti ini bisa menjadi refleksi akhir tahun, bagi saya dan kita semua" tegasnya.
Emil berharap pada tahun 2022, pandemi Covid-19 dapat lebih terkendali dan ekonomi masyarakat akan kembali pulih.
"Diawal 2022 kita akan mengawali ekonomi kita dengan kondisi lebih baik sedikit sebelum covid-19 artinya kondisi ekonomi kita akan kembali seperti sebelum terjadinya Covid-19," katanya.
Terakhir, Suami Arumi Bachsin ini juga sempat menyinggung mengenai rencana dibukanya kembali penerbangan Internasional di Bandara Juanda Surabaya. Oleh sebabnya, ia berharap ada dukungan anggaran dari pemerintah pusat terkait hal tersebut.
"Nah, ini Jatim diminta membuka penerbangan internasional kembali, tentu kita harus melakukan karantina dan tidak mungkin menggunakan anggaran dari pemprov jadi kita berharap ada bantuan anggaran dari Pemerintah Pusat supaya bisa melakukan karantina secara efektif" tutup Emil.
Sebelumnya, diketahui bahwa Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam kunjungannya ke Bandara Juanda (26/12) mengutarakan bahwa penerbangan internasional di Bandara Juanda akan segera dibuka dalam waktu dekat.
Berita Terkait
-
Digital Marketing: Cara Influencer Membantu UMKM Memasarkan Produknya
-
Jadi Korban Dugaan Penipuan Investasi Alkes, Influencer Ini Rugi Rp 200 Juta
-
Jual Kentut di Medsos, influencer Stephanie Matto Raup Keuntungan $45.000 Per Pekan
-
Influencer Ini Pamer Rumah Rp11 Miliar di Usia 21 Tahun, Dituduh Berkat Menjual Diri
-
Viral! Jual Kentut Dalam Toples, Influencer Ini Raup Rp71 Juta Per Minggu
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League
-
Vaksin PMK Kota Malang Disalurkan, 1.000 Dosis Fokus Tiga Kecamatan Rawan
-
7 Fakta Gus Idris Diduga Lecehkan Model Perempuan, Modus Syuting Konten Horor
-
Gunung Semeru Erupsi Malam Hari, Letusan Capai 1.000 Meter dan Lava Pijar Mengalir
-
4.000 Personel Gabungan Siaga Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang, Ini Alasannya