SuaraMalang.id - Satpol PP Kabupaten Jember menggelar razia di sejumlah titik persimpangan jalan atau Traffic Light, alhasil sekitar 26 gepeng berhasil diamankan.
"Dapat kita tertibkan sebanyak 26 orang," kata Sekretaris Satpol PP Kabupaten Jember, Gatot Triyono kepada wartawan, Selasa (14/12/2021).
Dalam razia tersebut, Satpol PP Jember menggandeng Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan. Dimana sebanyak 26 gepeng yang beroperasi di jalan itu, nanti akan didata dan dilakukan Swab serta vaksinasi.
"Yang berhasil diamankan, ada pengemis, pengamen, badut dan lainnya," ujar Gatot.
Dasar razia itu, kata Gatot, sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 tahun 2015 tentang PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial) dan Undang-Undang DLLAJ Nomor 22 tahun 2009.
"Sebanyak 26 orang yang kita tertibkan. Kita bawa ke Liposos Kaliwates, untuk didata dan assesment. Sedangkan alat peraga yang digunakan, kita amankan 1x24 jam," katanya.
Gatot juga menyatakan, mereka ini akan diberikan surat pernyataan, untuk tidak mengulangi perbuatannya. Jika masih tetap, otomatis maka akan dikenakan Tipiring (Tindak Pidana Ringan).
"Sebanyak 50 persen lebih yang terjaring ini pemain lama, namun sekarang ada tambahan atau baru. Termasuk badut ini juga meresahkan, laporan dari warga," ujarnya.
Keberadaan mereka di jalan, sangat mengganggu keselamatan lalu lintas, serta juga rawan kriminal, dikarenakan wajah mereka yang tidak terlihat.
Baca Juga: Bocah SD di Jember Laporkan Temannya ke Polisi, Mengaku Dianiaya
"Ada 12 titik sasaran kita, dari persimpangan jalan hingga traffic light," katanya menegaskan.
Kontributor : Adi Permana
Berita Terkait
-
Bocah SD di Jember Laporkan Temannya ke Polisi, Mengaku Dianiaya
-
Meskipun Gempa Tak Potensi Tsunami, TNI Pantau Bibir Pantai Selatan Jember
-
Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Jember, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
-
Gerebek Sabung Ayam, Polisi Jember Amankan 34 Motor yang Ditinggal Kabur Pemiliknya
-
Jadi Urat Nadi Perekonomian, Bupati Jember Perbaiki Jalan Sepanjang 1.000 Kilometer
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Gunung Semeru Membara: Nasib 170 Pendaki di Ranu Kumbolo Akhirnya Terjawab
-
Koperasi Awards 2026: BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Dukung Ekonomi Kerakyatan
-
Semeru Membara: Jalur Pendakian Ditutup Total, Pendaki Dievakuasi!
-
BRI Gelar Semarak Merah Putih di Sofifi Maluku Utara, UMKM Lokal Ikut Tumbuh
-
Wajah Baru Stasiun Malang 2026: Tak Lagi Sekadar Transit, Bakal Jadi Surga UMKM