SuaraMalang.id - Setelah pemerintah pusat membatalkan rencana penerapan PPKM Level 3 saat Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Kota Malang memutuskan membuka lokasi wisata.
"Kan kemarin memang rencana ada PPKM Level 3 secara nasional. Ternyata pemerintah membatalkan. Kami menyesuaikan dan masyarakat bisa menikmati taman yang ada," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang, Wahyu Setiantio, Senin (13/12/2021).
Wahyu menambahkan, nantinya juga akan ada pemantauan dari DLH dan Satpol PP Kota Malang untuk penerapan protokol kesehatan di taman-taman.
"Dan nanti juga akan ada swab acak di taman saat Nataru. Karena pasti banyak pengunjung dari luar kota. Kita harus waspada," imbuhnya.
Terpisah, Wali Kota Malang, Sutiaji menambahkan telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait pembukaan taman dan tempat wisata itu.
Dia menyebut telah mengumpulkan camat, lurah, hingga RT dan RW untuk tetap waspada saat momen Nataru 2022 nanti.
"Kami ada SE, camat, lurah dudah kami kumpulkan untuk tetap waspada. Kota Malang kan dari dulu gak prrnah bilang leveling, makannya tetap waspada dan waspada," kata dia, Senin (13/12/2021).
Taman di Kota Malang sendiri terdapat 86 taman yang tersebar di lima kecamatan. Sementara untuk tempat wisata sendiri yang dibuka terdiri dari 22 tempat wisata kampung tematik dan beberapa wisata edukasi dan juga Hawaii Waterpark.
Baca Juga: Pilu Gadis Malang Dicabuli Ayah Tiri, Diancam Menceraikan Sang Ibu
Berita Terkait
-
Pilu Gadis Malang Dicabuli Ayah Tiri, Diancam Menceraikan Sang Ibu
-
Joko Santoso Pria Malang yang Buta Habis Vaksin Kini Jadi Pemasang Senar Raket
-
Viral, Beberapa Orang Berswafoto di Erupsi Gunung Semuru, Warganet: Krisis Etika
-
Tanah Longsor Melanda Bantaran Sungai Brantas di Kota Malang, Rumah Ini Nyaris Ambrol
-
Jembatan Terputus, Penanganan Sampah Lokasi Pengungsian Pronojiwo Dibantu Pemkab Malang
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang
-
Polemik Panas Yakuza Maneges vs PBNU Soal Segel Pesantren di Malang
-
Cuci Gudang di Kandang Singa! Samuel Balinsa dan Deretan Bintang Resmi Pamit dari Arema FC