SuaraMalang.id - Ada banyak wisata alam tersaji di Jawa Timur, terutama wisata air terjun. Tapi tahu kah kalian, Jember juga memiliki salah satu surga alam berupa air terjun.
Wisata ini bisa menjadi pilihan utama bagi para pelancong untuk refreshing, melepas penat sejenak setelah menjalani rutinitas pekerjaan selama sepekan.
Bagi anda yang bingung mencari lokasi wisata untuk menyegarkan pikiran, bisa mencoba berkunjung ke air terjun Anugrah Tunjung Angin yang berada di Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi.
Untuk sampai di lokasi tersebut pengunjung memerlukan waktu sekitar 45 menit perjalanan dari pusat Kota. Di samping jalan, anda akan disambut hangat oleh aroma kopi khas Jember, yang pohonnya berjajar dengan rapi seperti sedang berbaris.
Tak hanya itu, ribuan biji kopi yang berwarna merah semakin mewarnai perjalanan para pengunjung.
Akses jalan yang dilaluipun terbilang cukup menantang dengan medan yang sulit untuk ditaklukkan. Sehingga cocok bagi wisatawan yang ingin menguji adrenalin.
Selain berbatu, jalan tersebut juga akan sangat licin saat musim penghujan tiba. Untuk itu, wisatawan akan diminta berhati-hati saat melintasi sejumlah titik.
Di tengah perjalanan, pengunjung akan disuguhi gemericik air dan sungai kecil dengan air yang sangat jernih, bahkan tak jarang beberapa pengunjung memutuskan untuk mengisi botol minum mereka.
Setelah sampai di titik lokasi, anda akan menyaksikan air terjun dengan ketinggian lebih dari 11 meter tepat di depan mata.
Baca Juga: Warga Jember Batal Cari Ikan, Kaget Malah Temukan Mayat Perempuan
Bak surga tersembunyi, panorama yang disuguhkan akan secara langsung menghipnotis pandangan wisatawan, hingga berdecak kagum.
Salah seorang pengunjung Lutfiana Azizah mengungkapkan dirinya baru pertama kali mengunjungi air terjun Anugrah Tunjung Angin. Dirinya merasa penat yang dirasakan selama perjalanan terbayar dengan tuntas.
"Aduh ini bagus banget, gak papa deh Capek jalannya tapi kebayar tuntas lihat pemandangannya," ungkapnya, Jumat (3/12/2021).
Tebing tinggi yang dipenuhi dengan berbagai tumbuhan semakin memperkuat suasana asri di tempat tersebut.
Maka tak heran jika banyak pengunjung yang kagum dan merasa betah untuk menghabiskan waktunya dengan bermain air dan menikmati pemandangan sekitar.
"Aku betah, rasanya nggak pengen pulang deh di sini aja. Bisa fresh lo pikiran aku," kata Lutfi.
Berita Terkait
-
Warga Jember Batal Cari Ikan, Kaget Malah Temukan Mayat Perempuan
-
Pantai Pasir Putih Papuma, Destinasi Wisata Pilihan di Kabupaten Jember
-
Divonis 6 Tahun Penjara, Dosen RH dan Jaksa Sama-Sama Banding Kasus Pencabulan Jember
-
10 Destinasi Wisata Pekanbaru, dari Desa Okura hingga Kawah Biru
-
10 Tempat Wisata Pangalengan Yang Memiliki Spot Foto Menarik
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Indonesia Masuk Nominasi AFC Awards 2026, PSSI Bersaing dengan Kamboja dan Myanmar
- 4 Slip On Lokal Terbaik Menurut Review Pengguna, Empuk Buat Jalan Jauh hingga Jogging
Pilihan
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
-
Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
Terkini
-
Hutan Mangrove Malang Selatan Dibidik Masuk Bursa Karbon: Warga Lokal Bakal Cuan?
-
Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga
-
Bukan Sekadar SUV, Hyundai Tawarkan Pengalaman Kepemilikan CRETA yang Bebas Khawatir
-
Bangun Fondasi Ekonomi dari Desa, BRI Optimalkan BRILink Agen untuk Dukung Koperasi Merah Putih
-
Dari Pesisir Malang Menembus Bursa Karbon Dunia: Hutan Mangrove CMC Siap Menjaring 'Cuan Biru'