SuaraMalang.id - Suporter Persela Lamongan berunjuk rasa menuntut manajemen memecat Iwan Setiawan, Rabu (24/11/2021). Aksi demonstrasi itu dilakukan di Alun-alun Lamongan.
Desakan agar pelatih Persela dicopot menyeruak lantaran hasil buruk di Liga 1 2021. Laskar Joko Tingkir julukan Persela, kembali menelan kekalahan. Terbaru saat bertemu Borneo FC pada pekan ke-13 Liga 1 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Selasa (23/11/2021).
Dua laga terakhir sebelumnya, Persela juga tak pernah menang. Dikalahkan Persib Bandung 1-3 dan Bali United 2-1. Akibatnya hasil minor itu, Persela kian mendekati zona degradasi dengan hanya mengoleksi 12 poin dari total 13 laga.
Perwakilan massa aksi suporter Persela, Afif mengatakan, pihaknya meminta manajemen segera memecat Pelatih Iwan Setiawan dan asisten pelatih Didik Ludianto. Selain itu juga mendesak manajemen segera mengevaluasi seluruh pemain. Terutama yang penampilannya jauh dari harapan.
“Tuntutan kami yang pertama pelatih Iwan dan Didik out. Kemudian target tahun ini apa, kalaupun tidak ingin degradasi, mainlah dengan hati. Yang ketiga Evaluasi seluruh pemain lokal dan asing, serta kami menuntut keseriusan komitmen manajemen untuk Persela,” ujarnya, mengutip dari Beritajatim.com jejaring media Suara.com, Rabu.
Suporter juga menuntut manajemen agar bertindak cepat jika ada keputusan wasit yang dianggap merugikan.
“Manajemen harus berani bersuara demi pembenahan PSSI dan Wasit,” imbuh Afif.
Menyikapi tuntutan itu, Manajer Persela Edy Yunan Achmadi mengatakan, pihaknya akan segera mencari solusi yang terbaik bagi tim.
“Adanya aksi yang dilakukan teman-teman suporter, pecinta Persela, pertama terkait tuntutan pelatih Iwan dan Didik out, tuntutan ini akan menjadi evaluasi kami. Putaran pertama tinggal 4 pertandingan, kalau hari ini langsung, tentu kita harus bisa mencari solusi. Ayo kita berdiskusi, bertukar pikiran, berikan kami masukan dan saran sebelum kita melangkah,” tutur Yunan di hadapan suporter.
Baca Juga: Libas Persela 2-0, Borneo FC Melesat ke Papan Tengah Klasemen
Manajemen juga telah mengevaluasi performa para pemain Persela, baik lokal maupun asing.
“Kondisi tim kita dari awal hingga saat ini belum pernah full team. Tentu kami juga akan terima masukan dari berbagai pihak. Karena pendaftaran dibuka pertengahan Desember. Ada break beberapa hari, itu pendaftaran pemain dibuka. Tinggal siapa yang bisa direkrut, siapa yang mau bergabung dengan Persela,” jelasnya.
Sementara itu, Asisten Manajer Persela Lamongan, Agus Haryono menambahkan, pihaknya memang berencana memanggil tim pelatih untuk melakukan evaluasi pasca kekalahan atas Borneo FC.
“Setelah kekalahan Persela kemarin sore, kita telah komunikasi internal. Dalam waktu dekat kita akan panggil pelatih untuk melakukan beberapa evaluasi. Tuntutan kalian merupakan garis tebal bagi kami. Karena pengamat sepakbola di Lamongan juga menyampaikan pendapat seperti itu,” ujar Agus.
Kendati demikian, Agus mengingatkan bahwa keputusan yang diambil ini jangan sampai malah jadi blunder dan membuat Persela kian terpuruk.
“Ini penting, jadi ketika keputusan itu kita ambil, maka keputusan itu harus bisa membawa bangkit Persela,” tandas Agus di hadapan suporter yang menggelar aksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Buntut Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos
-
BRI Raih Apresiasi Menaker Atas Program Magang Nasional yang Terstruktur
-
Kongkalikong Kepala Unit, Mantri, hingga Perangkat Desa Bobol Bank BUMN di Kepanjen Rp2,7 Miliar
-
BRI Siapkkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham Tahap II, Ini Tujuannya
-
Modal Rp25 Juta Beli 5 Kg Ganja di Medsos, Petani Asal Malang Diciduk Polisi