SuaraMalang.id - Dalam lanjutan laga kompetisi sepak bola Liga 3 Zona Jawa Timur grup J, tuan rumah Persid Jember menang 2-0 atas Singhasari Malang.
Seharusnya, Persid bisa mencetak gol lebih dari dua mengingat kemampuan kedua tim di atas kertas berbeda jauh. Tim Sighasari berada di dasar klasemen grup.
Laga ini digelar di Stadion Notohadinegoro, Kabupaten Jember, Selasa (16/11/2021). Dua gol Persid dicetak Eka Yudha Pratama pada menit 18 dan Abdul Aziz pada menit 20.
Dengan kemenangan ini, Persid memuncaki klasemen sementara dengan nilai 6 dan agregat gol 7-1. Sementara Singhasari semakin terpuruk di posisi juru kunci dengan nilai nihil dari tiga pertandingan.
Dalam pertandingan sore ini, Persid mengubah posisi starting line up. Emerson Daffar Setiana, Yogi Syaiful Rizal, dan Abdul Aziz yang dalam pertandingan sebelumnya di bangku cadangan, kali ini diturunkan menggeser posisi Ahmad Haikal Azizi, Andika Ramadani, dan Bintang Novandy.
Menurut Asisten Pelatih Persid Misnadi Amrizal, Haikal diganti karena pada pertandingan melawan Persipro 1954 banyak melakukan kesalahan.
"Terjadinya gol balasan Persipro (pertandingan sebelumnya) karena jaraknya terlalu jauh saat menjaga pemain lawan," katanya, seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com.
Kerja sama tim dan penyelesaian akhir menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.
"Semua tidak berjalan. Kami memang harus evaluasi banyak. Mudah-mudahan di dua laga terakhir tetap bisa memetik poin maksimal. Insya Allah bakal lebih tajam. Kalau tidak, saya yang main," kata Misnadi, berseloroh.
Baca Juga: Pasca Banjir Jember, Puluhan Sumur di Semboro Tak Layak Konsumsi
Misnadi menyebut hasil hari ini menunjukkan bahwa sepak bola tak bisa ditebak.
"Walau pun tim itu terlemah di grup kami, buktinya kami hanya bisa mencetak dua gol. Tidak ada tim terkuat dan terlemah. Yang paling siap itu yang menang," katanya.
Berita Terkait
-
Pasca Banjir Jember, Puluhan Sumur di Semboro Tak Layak Konsumsi
-
Kasus Covid-19 Mereda, Permohonan Pengurusan Paspor di Imigrasi Malang Naik
-
Ramai Dugaan 'Guru Honorer Bodong' Lulus ASN P3K Jember, Begini Respons Dinas Pendidikan
-
Protes Jalan Berlubang, Warga Singosari Malang Tanam Belasan Pohon Pisang
-
Pemkab Malang Gunakan Vaksin Johnson & Johnson untuk Lansia
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Wakil Wali Kota Batu Bongkar Teknik Rahasia Komunikasi Politik Dasco
-
Malang Target 3,4 Juta Kunjungan Wisata Selama 2026, Ini Alasannya
-
Konflik Dualisme Yayasan SMK Turen Malang Memuncak, Ribuan Siswa Terpaksa Tak Sekolah
-
Kronologi Yai Mim Jadi Tersangka Pornografi, Ini Penjelasan Polresta Malang Kota
-
Cara Dinkes Kota Malang Antisipasi Superflu H3N2, Jangan Tunda-tunda Keluhan Kesehatan!