SuaraMalang.id - Sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pengacara menghamburkan uang sebanyak Rp 40 juta di Polsek Kota Banyuwangi, Jawa Timur, viral di media sosial.
Video itu salah satunya diunggah oleh akun instagram @memomedsos. Dalam video tampak seorang pria mengenakan setelan jas berwarna hitam datang dengan marah-marah. Beberapa orang juga terlihat mengantarkan pria tersebut.
Dia menuding ada oknum polisi yang membujuk kliennya agar tak menggunakan jasa pengacara dalam kasus yang menjeratnya.
"Menurut undang-undang, advokat adalah aparat hukum yang sama dan sebanding dengan mereka semua. Saya tidak terima, ketika klien kami menyampaikan kenapa pakai advokat? Kenapa tidak diselesaikan dengan kita saja,” teriaknya dalam video itu.
Dia juga mengatakan jika kasus seperti ini sering terjadi.
"Kami advokat posisinya sama di depan hukum. Ini tidak terjadi sekali dua kali, klien kami diintervensi dengan cara menekan sehingga kami sebagai advokat diputus kuasa hukumnya," lanjutnya.
Dia kemudian melampiaskan kekesalannya dengan menghamburkan uang yang dibawa oleh temannya. "Apa kurang gaji polisi dari negara. Ini ambil uang dari klien saya. Silakan ambil," ujarnya sambil menghamburkan uang tersebut.
Uang pecahan Rp 50 ribuan tersebut pun berhamburan di halaman polsek. Namun, yang menjadi perhatian warganet, ketika beberapa orang yang ada di lokasi mencoba mengambil uang tersebut, pengacara tersebut justru marah-marah sambil berteriak.
Unggahan tersebut pun banjir komentar dari warganet.
Baca Juga: Pria Ini Panen Hujatan Gara-gara Atur Uang Belanja Istri Rp 50 Ribu Seminggu
"Mantap berani bersuara," ujar @_wll***
"Ya gausah di hamburin juga uangnya, nantikan malu kalo di pungutin lagi uangnya," kata @yoko***
"Kabar nya sampai sekarang uang nya kurang 150rb (emotikon tertawa)," ucap @pick***
"Trus buat apa dihamburin kalo gak boleh diambilin, kasian orang-orang yang ikut ngawal (emotikon tertawa)," kata @erwin***
"abis di hamburin, diliatin, krg takut d ambil," timpal @sangga***
"Untuk apaaa di hamburin mas advokat.kalo di ambilin malah marah. Bawa santai aja mas. Kalo sampean lg kuasa hukum juga pasti ngelobby penyidiknya kan," ujar @silmi***
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?
-
Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang
-
Optimistis Tumbuh Berkelanjutan, BRI Konsisten Perkuat Kepercayaan Lewat Buyback Saham
-
Buntut Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos