SuaraMalang.id - Data terbaru penanganan banjir bandang di Kota Batu Jawa Timur, sampai saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat melaporkan tujuh orang meninggal dunia.
Mereka ditemukan hanyut bersama air bah dari atas kemudian tertimbun oleh material banjir. Hal ini disampaikan Kepala BPBD Kota Batu, Agung Sedayu.
Agung menjelaskan, 7 warga yang meninggal dunia ini adalah Wiji (55 tahun), Sarif (60 tahun), Feri (30 tahun) dan Dian (3.5 tahun) warga Dusun Sambong, Desa Bulukerto.
"Lalu tiga orang lainya, Wakri (54 tahun) warga Desa Giripurno, Adi Wibowo (40 tahun) warga Jl Kartini Kota Batu dan terbaru Feri warga Dusun Cangar, Desa Bulukerto," kata Agung, seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Jumat (05/11/2021).
Adapun untuk data rumah yang rusak, BPBD mencatat ada 23 unit. Rumah-rumah ini rusak akibat diterjang banjir
Petugas di lokasi masih melakukan pendataan dan memutakhirkan data untuk melihat kemungkinan bertambahnya korban jiwa maupun rumah rusak.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu, Achmad Choirur Rochim mengatakan, sampai saat ini masih ada dua orang yang belum ditemukan oleh petugas.
BPBD masih melakukan pencarian korban dengan cara manual dan menggunakan alat berat. Agus lantas menyebut ada satu warga lagi yang masih hilang, yakni Pak Tokip, warga Dusun Sambong, Desa Bulukerto.
Kemudian atas nama Arif, warga Desa Bulukerto. "Untuk jumlah korban akan terus kami update dan saat ini masih dalam proses pencarian," ujar Rochim menandaskan.
Baca Juga: Kabupaten Malang Diterjang Banjir Bandang, Dua Warga Meninggal
Berita Terkait
-
Kabupaten Malang Diterjang Banjir Bandang, Dua Warga Meninggal
-
Tagar #prayForBatu Menggema, Warganet Doakan Kota Batu Segera Pulih
-
Banjir di Jembrana Bali Rendam 32 Rumah, Bupati Akan Bangun Jembatan dari Dana Rp 1,8 M
-
Terbaik 2021! Menikmati Pesona 4 Pantai di Malang, Segera Agendakan Liburan Seru Ini
-
Tagana Dirikan Dapur Umum Layani Ratusan Warga Pengungsi Banjir di Kota Malang
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?
-
Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang