Dijelaskannya, keterlambatan acara itu dikarenakan membludaknya pengunjung untuk menonton bintang tamu Ivan Gunawan.
"Jadi keterlambatan itu dikarenakan animo masyarakat yang membludak untuk melihat Ivan Gunawan. Jadi karena proses screening pengunjung yang banyak itu membuat terlambat 15 menit. Dan jadwal jadi agak molor," kata dia.
Sam Suga, sapaan akrabnya mengaku, saat proses screening itu banyak penonton yang tidak diundang mencoba memaksa masuk untuk melihat Ivan Gunawan.
"Jadi kami waktu screening itu ada dua barcode. Selain PeduliLindungi ada juga scan barcode undangan. Jadi memang untuk umum tapi harus memiliki undangan. Jadi proses screening itu yang membuat lambat," kata dia.
Terkait masalah keterlambatan itu, Sam Suga telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian pada waktu itu.
"Pas jam 21.00 itu saya sudah jelaskan bahwa saya minta tambahan 15 menit untuk penampilan Ivan Gunawan. Dan memang benar 21.15 selesai tidak ada yang molor," tutur dia.
Dia pun membantah jika ada isu terkait pembubaran acara itu. Rekomendasi dari pihak Satgas Covid-19 pun sudah dikantonginya sebelum acara ini berlangsung.
"Malah kami diback-up sama pihak kepolisian dan harus menerapkan prokes ketat. Jadi kami nanti batasi lagi penontonnya yang 250 penonton atau 50 persen sekarang cuma 150. Kami kalau perihal izin atau rekomendasi juga sudah dapat dari Satgas Covid-19," ujarnya.
Kontributor : Bob Bimantara Leander
Baca Juga: Setelah Malang, Giliran Bengkulu Diguncang Gempa Berkekuatan 5,4
Berita Terkait
-
Setelah Malang, Giliran Bengkulu Diguncang Gempa Berkekuatan 5,4
-
Tersangka Kasus Dugaan Hoaks, Gus Idris Akhirnya Ditahan
-
Atap SMPN 1 Pasrujambe Lumajang Ambrol Terdampak Gempa Malang
-
Viral Atlet Peraih Emas PON Papua Tagih Uang Saku, Wali Kota Malang: Sudah Clear
-
Minta Tolong Difotoin Orang Tak Dikenal, Hasil Foto Kakak Beradik ini di Luar Dugaan
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Gunung Semeru Membara: Nasib 170 Pendaki di Ranu Kumbolo Akhirnya Terjawab
-
Koperasi Awards 2026: BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Dukung Ekonomi Kerakyatan
-
Semeru Membara: Jalur Pendakian Ditutup Total, Pendaki Dievakuasi!
-
BRI Gelar Semarak Merah Putih di Sofifi Maluku Utara, UMKM Lokal Ikut Tumbuh
-
Wajah Baru Stasiun Malang 2026: Tak Lagi Sekadar Transit, Bakal Jadi Surga UMKM