SuaraMalang.id - Pemerintah Jerman berkomitmen untuk mengirim bantuan kemanusiaan ke Afghanistan senilai 600 juta Euro atau sekitar Rp9,8 triliun yang dijanjikan.
Kanselir Jerman, Angela Merkel menegaskan bahwa pemerintah Jerman akan memberikan bantuan meski belum siap mengakui Taliban sebagai pemerintah Afghanistan. Alasannya, karena mereka belum memenuhi standar yang diminta, yaitu melibatkan semua kalangan pemangku kepentingan.
Merkel yang berbicara usai konferensi video yang diikuti para pemimpin kelompok ekonomi besar G20 dan pejabat internasional lainnya itu mengatakan, para pemimpin negara-negara G20 mendesak agar badan-badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) diberi akses penuh untuk memberikan bantuan kemanusiaan.
"Kami menuntut agar seluruh organisasi PBB memiliki akses untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan yang ingin mereka berikan," kata Merkel saat acara jumpa pers di Berlin, mengutip dari Antara, Rabu (13/10/2021). Sumber: Reuters (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Gunung Semeru Membara: Nasib 170 Pendaki di Ranu Kumbolo Akhirnya Terjawab
-
Koperasi Awards 2026: BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Dukung Ekonomi Kerakyatan
-
Semeru Membara: Jalur Pendakian Ditutup Total, Pendaki Dievakuasi!
-
BRI Gelar Semarak Merah Putih di Sofifi Maluku Utara, UMKM Lokal Ikut Tumbuh
-
Wajah Baru Stasiun Malang 2026: Tak Lagi Sekadar Transit, Bakal Jadi Surga UMKM