SuaraMalang.id - Ratusan ikan di Telaga Sarangan Magetan tiba-tiba mati misterius beberapa hari terakhir. Belakangan, penyebab kematian ikan-ikan itu terkuak.
Ternyata, ikan-ikan itu mati sebab adanya gas belerang yang berada di Telaga Sarangan. Posisi telaga sendiri selama ini memang ada di Lereng Gunung Lawu.
Rata-rata ikan yang mati tersebut jenis ikan Nila dan Gurame serta Bawal. Meski banyak ikan yang mati, namun tidak sampai menimbulkan bau yang menyengat.
"Banyak ikan yang mati, tapi juga masih banyak yang hidup," kata Warsito warga setempat, seperti dikutip dari suaraindonesia.co.id, jejaring media suara.com, Senin (11/10/2021).
Ia juga mengatakan, setiap tahun warga dan aparat setempat melakukan penebaran benih ikan untuk menjaga ekosistem.
"Setiap tahun di isi benih ikan, dan terbanyak jenis ikan Nila dan Gurame," tuturnya.
Sementara itu, Prima Suhardi Putra, Kepala Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, menjelaskan, fenomena banyaknya ikan yang mati di Telaga Sarangan akibat adanya gas belerang.
Selain itu gas tersebut bercampur dengan air dan fenomena tersebut rutin terjadi setiap tahun yakni pada bulan Oktober sampai November.
"Fenomena banyaknya ikan yang mati ditelaga sarangan ini, akibat adanya gas belerang yang bercampur dengan air, dan hal tersebut terjadi disaat bulan – bulan seperti ini," ujar Prima Suhadi Putra.
Baca Juga: Alun-alun Jadi Tempat Mesum, Dinas Pemda Magetan Saling Lempar Tanggung Jawab?
Berita Terkait
-
Alun-alun Jadi Tempat Mesum, Dinas Pemda Magetan Saling Lempar Tanggung Jawab?
-
5 Wisata Jatim dari Gunung Sampai Pantai, Paling Indah Nomor 3
-
Viral Rekaman Warga, Muda-mudi Asyik Mesum di Alun-alun Magetan
-
Diserang Hama Ulat, Petani Bawang Merah di Magetan Terancam Gagal Panen
-
Calon Pengantin Perlu Ikut Bimbingan Perkawinan, Ini Alasannya
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?
-
Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang