SuaraMalang.id - Sembuah sumur bor warga Desa Komis Kecamatan Kedungdung Kabupaten Sampang Madura menggegerkan masyarakat lantaran menyemburkan lumpur bercampur gas.
Bukan cuma itu, lumpur dan gas tadi ternyata mudah sekali terbakar. Kondisi ini jelas mengagetkan dan membuat gaduh masyarakat setempat.
Seorang warga setempat, Arief, menceritakan awalnya warga mengebor sumur itu untuk mencari sumber air bersih. Tetapi, setelah sibel dimasukan ke dalam ternyata keluar lumpur disertai bau gas.
Saat dites mengunakan api, ternyata tersulut dan terbakar. Masyarakat pun dibuat keheranan dengan fenomena tersebut.
Arief menjelaskan, pengeboran sumur itu berlangsung selama 11 hari dengan kedalaman 80 meter.
"Sumur bor ini merupakan pengeboran yang ke delapan kalinya untuk mencari air bersih, ternyata juga gagal karena mengandung gas," terangnya, seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Minggu (10/10/2021).
Arip menambahkan, sejak kemarin sore hingga sekarang, air yang keluar dari sumur tersebut terus mengalir. Begitu juga dengan api yang ditest oleh masyarakat tak kunjung padam.
"Dari kemarin sore hingga sekarang airnya terus mengalir dan apinya pun tak kunjung padam," ujarnya menegaskan.
Herannya, lanjut Arip, beberapa orang mencoba meminum air sumur ini. Namun, tidak terjadi reaksi atau keracunan.
Baca Juga: Penusukan Pemuda di Sampang Bermotif Cemburu
Sayangnya, hingga berita ini ditulis belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang termasuk tenaga ahli yang mengkaji keberadaan sumur di Desa Komis yang mengeluarkan gas tersebut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
131 Lokasi Serentak, BRI KKB National Expo Perkuat Akses Pembiayaan Kendaraan dan Raih Rekor MURI
-
Petaka Cemburu Buta di Kamar Asrama: Mahasiswa Kesehatan di Malang Habisi Nyawa Sahabat Sendiri
-
Arjuno-Welirang Membara! Pendakian Ditutup Total Usai Api Kepung Puncak Kembar 2
-
5 Santri di Malang Jadi Korban Kekerasan Seksual Pengajarnya Sendiri
-
Efek Candu Healing: Pajak Hiburan Kota Batu Tembus Rp35 Miliar, Rekor Baru di Depan Mata