SuaraMalang.id - Pemerintah Kota Malang merencanakan pembangunan Alun-alun Kedungkandang pada 2022. Proyek tersebut sedikitnya membutuhkan anggaran Rp 15 miliar.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang Wahyu Setianto mengatakan, pihaknya masih mematangkan detail engineering design (DED) rencana pembangunan Alun-alun Kedungkandang.
Dijelaskannya, anggaran yang dibutuhkan untuk membangun alun-alun bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Malang tahun 2022.
"Anggaran kurang lebih sebesar Rp15 miliar, dan pembangunan akan dilakukan pada 2022," kata Wahyu mengutip dari Antara, Jumat (8/10/2021).
Sebelum dilakukan pembangunan, lanjut dia, nantinya akan dilakukan proses lelang pada 2022.
"Itu menggunakan APBD. Pada awal triwulan pertama (2022), ada proses lelang. Saat ini (rencana pembangunan) masih terus berproses," katanya.
Pembangunan Alun-Alun Kedungkandang tersebut, bertujuan mempercantik, dan memajukan kawasan timur Kota Malang.
Kekinian, masih kata dia, pembahasan terkait DED sudah mulai masuk tahap finalisasi. Ada sejumlah perubahan, dan penyesuaian terkait masukan dari sejumlah pihak, termasuk dari Wali Kota Malang Sutiaji.
Menurutnya, konsep yang akan diterapkan pada Alun-Alun Kedungkandang tersebut, merupakan salah satu proyek besar untuk menjadikan area tersebut sebagai ruang terbuka hijau (RTH).
Baca Juga: Lengkap! Ini Jadwal dan Lokasi Vaksinasi Covid-19 Jenis Sinovac Dosis 1 di Malang
"Intinya jangan sampai pohon ditebang, justru malah kita tambah. Jadi, fungsi RTH yang kita munculkan," katanya.
Alun-Alun Kedungkandang yang akan dibangun di lahan seluas 4,5 hektare tersebut, rencananya akan dilengkapi sejumlah fasilitas. Beberapa fasilitas tersebut antara lain adalah sarana untuk mewadahi kegiatan anak-anak muda yang ada di Kota Malang.
Pembangunan alun-alun tersebut, juga bertujuan untuk memecah kepadatan di tengah Kota Malang. Hal itu dikarenakan Alun-Alun Merdeka Kota Malang hingga saat ini merupakan salah satu tujuan wisata warga Malang Raya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang
-
Polemik Panas Yakuza Maneges vs PBNU Soal Segel Pesantren di Malang
-
Cuci Gudang di Kandang Singa! Samuel Balinsa dan Deretan Bintang Resmi Pamit dari Arema FC
-
Kucing-kucingan di Jalur Tikus: 13 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Diciduk, 4 Lainnya Jadi Buruan