SuaraMalang.id - Diperkirakan 2 dari 5 penduduk Indonesia berisiko terkena osteoporosis. Bahkan pada 2050, pria dan wanita lebih dari 50 tahun (paling berisiko untuk osteoporosis) akan menjadi 1/3 dari total penduduk Indonesia.
Apalagi penyakit ini juga dapat menyerang siapa saja terutama dewasa dan lansia. Ini seperti termaktub dalam pedoman pengendalian osteoporosis yang diterbitkan Departemen Kesehatan RI, bahwa di seluruh dunia 1 dari 3 perempuan dan 1 dari 5 laki-laki berusia lebih dari 50 tahun mengalami osteoporosis.
Oleh sebab itu mengenali penyakit ini sejak dini penting. Menurut Dokter Spesialis Ortopedi & Traumatologi Ricky Edwin Pandapotan Hutapea, bahaya osteoporosis ketika penurunan massa tulang yang tersembunyi (silent disease) di mana tanda dan gejalanya tidak disadari.
"Penyakit ini bisa dikatakan silent disease karena pasien biasanya tidak merasakan keluhan apapun, hingga suatu saat bisa terjadi patah tulang hingga penurunan kualitas hidup," katanya, seperti dikutip dari Antara, Kamis (07/10/2021).
"Namun osteoporosis sebenarnya bisa ditangani melalui pola hidup sehat, konsumsi nutrisi tepat, olahraga yang sesuai, serta deteksi sedini mungkin," ujarnya menambahkan.
Untuk mengatasi masalah osteoporosis, masyarakat diharapkan dapat memperbaiki gaya hidup dan juga mengubah pola makan dengan gizi seimbang.
Dokter Ida Gunawan, Spesialis Gizi Klinik mengatakan bahwa osteoporosis dapat disebabkan salah satunya karena faktor usia, rendahnya asupan kalsium, antioksidan, dan protein, maupun kurangnya aktivitas fisik serta gaya hidup yang kurang sehat.
Pola hidup sehat harus dimulai sedini mungkin untuk mencegah timbulnya osteoporosis. Oleh karenanya sangat penting untuk mengkonsumsi nutrisi yang seimbang dan tepat dan juga melakukan gaya hidup sehat, salah satunya adalah dengan tidak merokok, karena asap rokok yang merupakan radikal bebas dapat memperburuk kondisi osteoporosis.
"Konsumsilah nutrisi yang tepat dan seimbang, misalnya makan makanan yang cukup mengandung protein, vitamin dan mineral seperti kalsium, magnesium, vitamin D, serta makanan yang kaya antioksidan seperti buah zaitun. Makanan bergizi seimbang ini harus ada dalam menu harian kita setiap harinya mulai dari usia muda sampai usia lanjut," ujarnya.
Baca Juga: Gejalanya Sering Tidak Disadari, Begini Tips Cegah Osteoporosis
Sementara itu, dr. Antonius Andi Kurniawan, SpKO, Spesialis Kedokteran Olahraga menjelaskan selain nutrisi setiap hari yang perlu diperhatikan untuk memperkuat tulang dan mencegah osteoporosis adalah dengan berolahraga secara teratur.
Setidaknya lakukanlah aktivitas fisik sebanyak 30 menit setiap hari dengan tetap memperhatikan beban yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.
"Saat berolahraga, kita tidak hanya membangun otot dan daya tahan, tetapi juga membangun dan mempertahankan jumlah dan ketebalan tulang Anda, atau kepadatan massa tulang. Wajib melakukan aktivitas fisik sebanyak 30 menit setiap hari," katanya menegaskan.
Tag
Berita Terkait
-
Gejalanya Sering Tidak Disadari, Begini Tips Cegah Osteoporosis
-
Nyeri Dada dan Tak Bisa Bernapas Selama 2 Hari, Ternyata Ada Semen di Jantung Pria Ini
-
Busyro Muqoddas: Rezim KPK Tak Akan Lama, Sudah Osteoporosis Moral
-
Rajin Aktivitas Fisik dan Olahraga, Kok Tiba-tiba Susah Berjalan?
-
5 Manfaat Konsumsi Ikan Halibut, Bagus untuk Kesehatan Jantung
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?
-
Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang