SuaraMalang.id - Peneliti keamanan di Tim Riset dan Analisis Global Kaspersky, Dmitry Galov, memperingatkan ancaman walware perusak dan pencuri data akun game online.
Namanya malware Trojan yang dijuluki BloodyStealer. Malware ini dijual di forum gelap dan digunakan untuk mencuri akun pemain game di berbagai platform.
Pada kenyataannya, kata Galov, para pelaku kejahatan siber memiliki berbagai pilihan untuk melakukan serangan termasuk dalam keputusan membeli atau menyewa Trojan dan menggunakannya dalam rantai serangan mereka.
"BloodyStealer telah menarik perhatian di antara (para pelaku kejahatan siber) para pengguna di salah satu forum underground," kata Galov dalam keterangan pers, Minggu (03/10/2021).
BloodyStealer merupakan Trojan-stealer yang bisa mengumpulkan dan mengekstrak berbagai jenis data. Malware ini mengincar akun game di platform seperti Steam, Epic Games Store dan EA Origin.
BloodyStealer bisa mengumpulkan cookie, kata sandi, formulir, kartu perbankan, tangkapan layar dan memori login. Malware ini dijual di forum gelap mulai dari 10 dolar Amerika Serikat untuk langganan satu bulan sampai 40 dolar AS untuk langganan seumur hidup.
Peneliti di Kaspersky menemukan malware ini bisa menghindari deteksi dan analisis malware secara umum. BloodyStealer ditemukan antara lain di kawasan Eropa, Amerika Latin dan Asia Pasifik.
Informasi yang dicuri menggunakan BloodyStealer kemudian dijual di pasar gelap untuk akses game online.
Selain informasi dicuri, korban juga bisa kehilangan kredit sampai akses ke akun game.
Baca Juga: Nonton James Bond No Time to Die di Internet? Hati-hati Virus Trojan Mengintai
Kaspersky mengingatkan pemain game untuk mewaspadai tautan yang diberikan lewat fitur obrolan di game dan tidak mengunduh konten atau perangkat lunak bajakan. ANTARA
Tag
Berita Terkait
-
Nonton James Bond No Time to Die di Internet? Hati-hati Virus Trojan Mengintai
-
Menko Luhut Minta Ada Komponen Digital dari Dalam Negeri di Game Online
-
Milenial Ini Kaya Raya Berkat Game Online
-
Cerita Pro-Player Mobile Legends Dhaifina Agung: Bukan Semata-mata Sebuah Permainan
-
Jadi Gamer Bisa Mendatangkan Pundi-pundi Rupiah di Masa Pandemi
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda
- Rudal Houthi Ancam Piala Asia 2027 di Arab Saudi: AFC Bungkam, Jepang Resmi Mundur dari Turnamen
Pilihan
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
Terkini
-
Bangun Fondasi Ekonomi dari Desa, BRI Optimalkan BRILink Agen untuk Dukung Koperasi Merah Putih
-
Dari Pesisir Malang Menembus Bursa Karbon Dunia: Hutan Mangrove CMC Siap Menjaring 'Cuan Biru'
-
Bulan Inklusi Keuangan 2026, BRI Perkuat Akses Layanan Keuangan Lewat 1,06 Juta BRILink Agen
-
Dicekal di Pintu Pesawat Saat Hendak Umrah, Kiai Marzuqi Curiga Ada yang Pesan ke Intelijen Saudi
-
BRI Optimalkan Momentum MotoGP Mandalika untuk Perluas Peluang Bisnis