SuaraMalang.id - Kontingen dari berbagai daerah masih terus bersaing mendulang perolehan medali dalam PON XX Papua 2021, tidak terkecuali bagi Jawa Timur.
Untuk sementara ini Jatim berada di peringkat keempat dengan capaian 11 medali emas, 5 medali perak, dan 8 medali perunggu. Peroleh emas terbanyak berasal dari cabor Wushu dengan 4 medali.
Kemudian panjat tebing menyumbang 3 medali emas dan sepatu roda 2 medali emas. Diikuti sepak takraw dan judo masing-masing 1 medali emas.
Untuk perolehan perak terbanyak juga berasal dari cabor wushu, yaitu 4 medali. Cabor panjat tebing, judo, sepatu roda, dan senam artistik masing-masing memperoleh 2 medali perak. Selanjutnya terbang layang, sepak takraw, dan taekwondo memperoleh 1 medali perak.
Lalu perolehan perunggu terbanyak berasal dari cabor judo sebanyak 3 medali. Sepatu roda dan wushu masing-masing meraih 2 medali perunggu. Kemudian cabor senam artistik meraih 1 medali perunggu.
Dikutip dari website resmi Konijawatimur.co, atas perolehan tersebut, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengucapkan selamat dan terima kasih kepada seluruh kontingen.
"Prestasi ini membawa kebanggaan dan kebahagiaan untuk seluruh rakyat Jatim. Hingga 1 Oktober 2021, Jatim telah meraih 11 medali emas, 14 perunggu, dan 8 perunggu. Terima kasih kepada seluruh atlet Jatim yang telah berjuang untuk provinsi kita tercinta," ucap Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (2/10/2021).
Menurut Khofifah, prestasi luar biasa ini adalah spirit dan kegigihan para atlet Jatim. Perolehan medali bisa menjadi suntikan motivasi bagi atlet lainnya untuk mengukir prestasi di PON XX Papua 2021.
"Raihan medali tentunya juga menjadi penyemangat bagi seluruh atlet dan seluruh masyarakat Jatim. Insya Allah, pagi ini saya ke Jayapura hingga Senin (4/10/2021)," katanya.
Baca Juga: PON Papua: Tim Putri Jakarta dan Jawa Timur Berebut Emas Tenis Beregu Minggu Hari Ini
"Saya akan memberikan support dan motivasi secara langsung kepada para atlet kontingen Jatim yang sedang berlaga di PON XX Papua," katanya menegaskan.
Pada kesempatan sama, Khofifah juga meminta doa masyarakat Jatim agar para atlet diberikan kesehatan, kelancaran dan kesuksesan saat bertanding.
"Mohon doa kepada seluruh warga Jatim di mana saja. Bukan hanya warga yang di Jatim, warga Jatim di mana saja mohon didoakan. Mudah-mudahan seluruh kontingen PON XX dari Jatim, semuanya bisa memberikan yang terbaik, prestasi tertinggi. Semuanya sehat, aman, lancar," ujarnya.
1. DKI Jakarta : 28 emas, 15 perak, 20 perunggu
2. Papua : 17 emas, 5 perak, 13 perunggu
3. Jawa Barat : 11 emas, 15 perak, 25 perunggu
Berita Terkait
-
PON Papua: Tim Putri Jakarta dan Jawa Timur Berebut Emas Tenis Beregu Minggu Hari Ini
-
Pj Bupati Dani Ramdan Temui Atlet Kabupaten Bekasi di PON XX Papua, Ini Pesannya
-
Dukung Gelaran PON XX Papua, PLN Gunakan Sistem Listrik Tanpa Kedip, Apa Itu?
-
Pemkot Bekasi Siapkan Bonus Rp250 Juta Bagi Atlet Peraih Emas PON XX Papua
-
Ke Papua, Wawali Tri Adhianto Beri Dukungan Atlet Kota Bekasi untuk Jabar
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Arema FC vs Persik Kediri Jadi Laga Penentuan, Marcos Santos: Harus Menang!
-
Kasus Super Flu Kota Malang Diklaim Terkendali, Seluruh Pasien Sembuh!
-
Wakil Wali Kota Batu Bongkar Teknik Rahasia Komunikasi Politik Dasco
-
Malang Target 3,4 Juta Kunjungan Wisata Selama 2026, Ini Alasannya
-
Konflik Dualisme Yayasan SMK Turen Malang Memuncak, Ribuan Siswa Terpaksa Tak Sekolah