SuaraMalang.id - Kematian wanita paruh baya berinisial R warga Jalan Emprit Mas, Kecamatan Sukun, Kota Malang terungkap. Ibu satu anak itu jadi korban pembunuhan. Pelakunya diduga sang kekasih berinisial S dan sudah ditahan polisi.
Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto mengatakan, jenazah korban sebelum dikremasi sempat dilakukan autopsi di Instalasi Forensik Rumah Sakit Saiful Anwar, Malang.
"Iya. Kami minta dulu (persetujuan autopsi) dari pihak keluarga, daripada kami nggak bisa terus gali kuburan lagi kan sulit. Jadi sudah diautopsi, ini kami menunggu hasilnya," kata akrab disapa Buher, Jumat (24/9/2021).
Terduga pelaku berinisial S, lanjut dia, telah ditahan dan mengakui perbuatannya kepada penyidik.
"Pelaku sudah (mengakui). Sudah di sini (di Mapolresta). Kan kami lakukan pemeriksaan hari Senin dan Selasa sudah kami lakukan penahanan," sambungnya.
Pelaku bakal dijerat Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan atau Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana. Namun, guna memastikan pasal yang disangkakan, polisi masih menunggu hasil autopsi.
"Kami akan rilis karena nanti antara 338 (dengan sengaja membunuh) atau 340 (pembunuhan berencana) terkait dengan perkara itu. Nanti kami rilis," ujarnya.
"Setelah ada hasil autopsi kami rilis. Hari ini kami koordinasikan dengan rumah sakit, kalau memang hari ini bisa keluar siang bisa kami rilis," tutup dia.
Diberitakan sebelumnya, wanita paruh baya berinisial R ditemukan tak bernyawa di kediamannya Jalan Emprit Mas Nomor 10, Kelurahan Sukun, Kota Malang. R diduga korban pembunuhan dan kasusnya kini diselidiki polisi.
Baca Juga: Wacana Ganti Nama Kabupaten Malang, DPRD Minta Ada Kajian Detail
Berdasar informasi yang terhimpun, R diduga dibunuh pria berinisial S. Peristiwa tragis itu terjadi, pada Jumat (17/9/2021) lalu sekitar pukul 23.00 waktu setempat.
Sebelum ditemukan meninggal, R dan pasangannya sempat bertengkar. Suara cekcok itu dibenarkan tetangga korban.
Kontributor : Bob Bimantara Leander
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bekali Kewirausahaan dan Literasi Keuangan, BRI Siapkan PMI di Taiwan Bangun Usaha Mandiri
-
Misteri Jasad Wanita Tanpa Identitas di Dalam Sumur Gegerkan Warga Bululawang
-
Dukung Danantara Indonesia, BRI Perkuat Transformasi dan Bisnis Produktif
-
Inovasi di TPA Supit Urang: Saat Sampah Plastik Malang Disulap Jadi Solar Pembakar Mesin
-
Sinergi BRI dan KPP: Penyaluran KUR Perumahan Tembus Rp10,6 Triliun