SuaraMalang.id - Viral di media sosial ibu di Malang tawarkan jasa setrika keliling. Belakang diketahui sosok pekerja keras itu adalah Nur Khabibah (40) warga Desa Pagedangan, Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Terungkap, alasan buka jasa setrika keliling berkendara motor, lantaran usaha laundry miliknya anjlok terdampak pandemi.
Tak ingin menyerah dengan keadaan, ibu dua anak ini terbersit gagasan mengembangkan usaha dengan setrika keliling. Bermodal sepeda motor miliknya, kemudian menambahkan gerobak bikinan sendiri.
Pada gerobak tersebut, terdapat kompor gas, alat kukusan dan setrika uap.
Nur Khabibah kemudian berkeliling kawasan Turen menawarkan jasanya. Dia melayani jasa setrika di tempat.
Kreatifitas Nur Khabibah ini ternyata mendapat respon luar biasa dari pengguna jasanya. Mereka sangat antusias menggunakan jasa dari ibu berhijab tersebut. Bahkan, apa yang dilakukannya viral di media sosial TikTok.
Nur Khabibah menjelaskan awal mula mengembangkan usaha jasa Setrika Keliling di Desa Pagedangan, Turen, Kabupaten Malang.
"Saya sudah tiga tahun ini membuka usaha laundry. Namun, saat Pandemi permintaan laundry berkurang. Karena anak-anak sekolah libut (Karena PPKM)," ujar Nur Khabibah mengutip dari TIMES Indonesia jaringan Suara.com, Kamis (16/9/2021).
Namun, hal itu malah membuatnya muncul ide kreatif setrika keliling. "Saya memiliki ide untuk jemput bola langsung. Kalau cuci mungkin bisa dilakukan sendiri. Tapi, setrika orang masih kesulitan. Maka dari itu saya mencoba setrika keliling tersebut," ucapnya.
Baca Juga: Viral Seorang Ibu Setrika Seragam Anak Saat Mati Lampu, Caranya Bikin Warganet Kagum
Menurutnya, karena banyak yang terbantu dengan adanya setrika keliling itu, maka permintaannya juga sangat banyak. "Bisa mencapai 20 kilogram. Satu kilogram biasanya empat hingga lima potong pakaian," sebutnya.
Lanjut Nur Khabibah, awalnya memang setrika keliling. Saat ini dia juga menerima panggilan. "Ketika ada panggilan, tetangganya juga banyak yang ikut menyetrika bajunya," urainya.
Kreatifitas ibu Nur Khabibah asal Jalan Kauman, Dusun Wonokasian, Desa Pagedangan, Turen Kabupaten Malang mengembangkan setrika keliling ini, langsung ditanggapi dengan Muspika setempat yakni Tri Sulawanto dengan memberikan bantuan paket sembako mempermudah kebutuhan sehari-hari selama Pandemi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?
-
Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang