SuaraMalang.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember bergerak cepat membantu polisi menyelisik kasus bunuh diri diduga akibat depresi pinjaman online (pinjol).
Seperti diberitakan sebelumnya, seorang gadis berinisial ER (23) di Kabupaten Jember Jawa Timur nekat mengakhiri hidup dengan gantung diri. Penyebabnya diduga depresi tertekan tagihan pinjol.
“Kita tidak tahu, apakah yang kasus kemarin itu ilegal atau legal. Karena masih dalam penyelidikan polisi. Tetapi begitu ada berita kemarin, kita langsung ke Polres Jember untuk berkoordinasi,” kata Kepala Sub Bagian pasar Modal dan IKNB OJK Jember Aditia Soelaksono dikonfirmasi Suara.com, pada Rabu (25/8/2021).
Dijelaskannya, pengawasan terhadap aktivitas pinjaman online dilakukan secara terpusat oleh OJK di Jakarta. Adapun kantor OJK di daerah hanya bisa melakukan upaya preventif berupa imbauan kepada masyarakat.
Jika memang pinjol yang melakukan intimidasi terhadap ER hingga berujung bunuh diri itu adalah pinjol yang legal, maka OJK bisa langsung bertindak secara tegas. Namun jika ternyata ilegal, maka menjadi kewenangan kepolisian.
OJK bersama polisi dan instansi lain yang tergabung dalam Satgas Waspada Investasi (SWI) hanya bisa melakukan upaya penutupan jika terdeteksi adanya aplikasi pinjol ilegal.
“Kita selalu update pinjol yang ilegal. Kita sampaikan ke Kominfo (Kementerian Informatika ) agar menutup aplikasinya di playstore atau google play. Sejauh ini, kita sudah ada 3.800 aplikasi pinjol ilegal yang ditutup,” tutur Adit.
Ia menambahkan, dar ribuan aplikasi pinjol ilegal yang telah diblokir, tidak ada satupun yang berkantor di Jember. Kasus teror dari pinjol yang membuat korban bunuh diri, menurut Adit, baru pertama kalinya terjadi di Jember.
“Sebenarnya tanpa menunggu kejadian, kita selalu berusaha mencari pinjol ilegal. Kita juga sampaikan kepada masyarakat, pinjol ilegal itu mana saja, berdasarkan tracking yang kita lakukan,” pungkas Adit.
Baca Juga: Polisi Telisik Kasus Bunuh Diri di Jember, Penyedia Pinjol Bakal Dimintai Keterangan
Kontributor : Adi Permana
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Malang Rabu 25 Februari, Lengkap dengan Penjelasan Makan Setelah Imsak
-
CEK FAKTA: Anggaran MBG Ditransfer ke Rekening Orang Tua Rp 300 Ribu Per Bulan, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Viral Video Kopi Saset Mengandung Obat Berbahaya, Benarkah?
-
Jadwal Buka Puasa Kota Malang Hari Ini, Lengkap dengan Pilihan Menu Sehat!
-
Jadwal Imsakiyah Kota Malang Selasa 24 Februari 2026, Jangan Terlambat Sahur!