SuaraMalang.id - Mandalika Street Circuit kini tinggal menunggu kedatangan pebalap motor kelas dunia yang bertarung dalam seri MotoGP untuk bertarung di sirkuit yang kini menjadi kebanggaan Indonesia. Pasalnya, saat ini pengaspalan di lintasan sepanjang 4,31 kilometer tersebut telah rampung.
Sirkuit yang memiliki 17 tikungan tersebut kini disebut-sebut telah siap untuk dijajal pebalap motor kelas dunia pada Tahun 2022 mendatang.
Pun sebelum itu terrealisasi, Sirkuit Mandalika siap menyambut ajang balapan bertaraf internasional, Kejuaraan World Superbike (WSBK) pada November tahun ini.
Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah mengapresiasi Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) yang telah mewujudkan sirkuit internasional tersebut.
Sirkuit bertaraf internasional tersebut, diakui Zul, sebenarnya digagas dan direncanakan bertahun-tahun sebelumnya.
Dia juga mengemukakan, dengan rampungnya pengaspalan sirkuit tersebut sekaligus sebagai kado berharga menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus tahun 2021.
“Kekhawatiran dan kegelisahan kita selama ini pupus seketika saat menyaksikan penyelesaian pengaspalan lintasan sirkuit Mandalika. Hari ini kita sudah buktikan bukan hanya untuk masyarakat Indonesia tapi di seluruh dunia bahwa NTB bisa mewujudkan sirkuit internasional,” katanya seperti dikutip dari Gerbang Indonesia-jaringan Suara.com saat menyaksikan serah terima pembangunan Mandalika Street Circuit di Proyek Sirkuit MotoGP Mandalika Lombok Tengah, Minggu (15/8/2021).
Dia juga mengakui, jika pekerjaan pengaspalan sirkuitnya juga paling cepat dibandingkan dengan sirkuit internasional lainnya. Lantaran itu, pemprov akan terus mendukung terwujudnya mimpi masyarakat NTB dan seluruh masyarakat Indonesia.
“Karena itu pak bupati, pak camat dan seluruh kepala desa di kawasan Mandalika harus siap dengan event internasional yang akan segera hadir,” harapnya.
Baca Juga: Sirkuit Mandalika Siap untuk Gelar World Superbike
Sementara itu, Direktur ITDC Abdulbar M Mansoer mengatakan, proses pengaspalan lintasan sirkuit Mandalika dimulai sejak 15 Juli 2020, dengan demikian proses pengaspalannya tidak sampai satu tahun.
Bahkan, menurutnya proses pengaspalan lintasan sirkuit Mandalika merupakan yang paling cepat.
“Tugas ITDC untuk menyiapkan lintasan sirkuitnya sudah selesai. Tinggal kami akan percepat pembangunan fasilitas pendukung, penginapan dan lain-lainnya,” ungkapnya
Untuk itu, dia berharap adanya dukungan pemerintah pusat, provinsi, daerah serta seluruh masyarakat untuk sama-sama mensukseskan penyelenggaraan WBSK pada November ini dan Event MotoGP tahun 2022 mendatang.
“Oleh karenanya, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah dan masyarakat. Mari kita bersama-sama membangun citra positif dalam mempersiapkan diri untuk menjadi tuan rumah peralatan Akbar WSBK dan MotoGP mendatang,” katanya.
Dengan selesainya pengaspalan tersebut, maka pembangunan sirkuit MotoGP Mandalika secara keseluruhan sudah mencapai 92 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
- Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- 5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah dan Kulit yang Menarik Diketahui
Pilihan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
-
Episode Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Kata Badan Geologi
-
Abu Vulkanik Krakatau Meningkat, Operasional Bandara Soetta Berhenti hingga Pukul 6 Sore
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
Terkini
-
Polres Malang Sapu Bersih 1.770 Botol Miras dari 30 Kecamatan
-
BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan
-
Beri Apresiasi untuk Nasabah, BRI Hadirkan Promo Spesial di Hari Pelanggan Nasional 2026
-
Tergiur Cuan Instan di Telegram, Bendahara RW di Malang Serahkan Rp126 Juta Kas Warga ke Penipu
-
Warga Malang Hadapi Harga BBM Baru: Pertalite Jadi Primadona, Antrean Mengular hingga Stok Ludes