SuaraMalang.id - Nikita Mirzani pasang badan bela Ayu Ting Ting. Nikita marah besar ke haters pedangdut asal Depok itu lantaran bullying atau perundungan ke anak.
Bintang Comic 8 itu menyatakan tidak akan diam melihat adanya perundungan terhadap anak.
"Kalau yang dibully dia seorang (Ayu Ting Ting) tanpa anaknya dibawa-bawa gue akan diam," kata Nikita Mirzani ditemui di Pesanggrahan, Jakarta Selatan mengutip dari Matamata.com, Rabu (11/8/2021).
"Ayu Ting Ting ini kan kebanyakan yang dibully Bilqisnya," ujar Nikita Mirzani.
Nikita menegaskan kepada siapapun, agar supaya jangan pernah melibatkan anak dalam persoalan orang dewasa. Sebab anak tak tahu apa-apa karena masih kecil.
"Kalian kalau benci sama ibunya cukup benci ibunya, anak itu nggak pernah memilih dilahirkan dari rahim siapa, jadi jangan pernah bawa anak-anak di persoalan orang dewasa. Jadi itu kenapa gue berdiri tegak untuk Ayu Ting Ting ya karena itu hatersnya kurang ajar," kata Nikita Mirzani.
Ayu Ting Ting belakangan memang lagi jadi sorotan publik. Semua berawal saat orangtuanya datang ke rumah Kartika Damayanti alias KD di Bojonegoro, Jawa Timur.
KD merupakan penghina Ayu dan anaknya, Bilqis.
Namun kedatangan orangtua Ayu dan polisi ke sana sia-sia. Sebab KD tengah berada di Singapura.
Baca Juga: Berseteru dengan Warga Demak, Nikita Mirzani Emosi Semprot Polisi
Diketahui, KD adalah seorang TKI yang sudah 7 tahun bekerja di sana.
Meski KD telah minta maaf lewat media sosial, Ayu Ting Ting tak peduli. Biduan asal Depok itu tetap akan menempuh upaya hukum.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Teror Pocong Begal Hantui Malang Raya: Polisi Beri Peringatan Keras
-
Tanpa Gedung Tapi Moncer: KDMP Senggreng Raup Omzet Puluhan Juta Modal di Teras Desa
-
Arema FC vs PSIM: Misi Singo Edan Segel Kemenangan Ketiga Beruntun
-
Jasad Bayi Ditemukan di Kantong Plastik di Tepi Jalan Malang, Polisi Buru Pelaku Lewat Rekaman CCTV
-
Alarm Bahaya dari Malang: Saat Anak-anak Mulai Mahir Menggasak Motor dan Membobol Rumah