SuaraMalang.id - Kasus bongkar paksa peti jenazah Covid-19 terus saja terjadi di Jawa Timur. Terbaru, sejumlah warga di Leces, Kabupaten Probolinggo membongkar peti jenazah Covid-19 saat akan dimakamkan.
Koordinator Gakkum Satgas Covid-19 Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto menjelaskan, kasus itu terjadi saat petugas akan memakamkan jenazah pasien Covid-19 bernama Saida (34). Prosesnya semula berjalan lancar sampai kemudian di tempat pemakaman desa setempat.
“Padahal sebelumnya, di rumah sakit Tongas, keluarga sudah kooperatif dan mau jenazah dimakamkan sesuai prosedur Covid-19. Tapi sesampai di pemakaman, malah berubah,” katanya mengutip dari TIMES Indonesia, Senin (9/8/2021).
Dijelaskannya, pasien bersangkutan mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Tongas, Probolinggo. Hasil swab PCR pertamanya menyatakan positif covid19 dengan riwayat penyakit asma.
Dalam rekaman video amatir warga, semula nampak berjalan normal saja. Peti jenazah keluar dari musala pun juga masih aman. Keadaan berubah anarkis saat peti telah berada di atas liang lahat. Melihat hal itu, petugas rumah sakit yang sudah di liang lahat memilih kabur.
Karena pihak keluarga membongkar peti dan membuangnya. Jenazah yang terkonfirmasi Covid-19 itupun dimakamkan begitu saja tanpa protokol kesehatan. Petugas rumah sakit, kecamatan, Koramil dan Polsek pun tak kuasa membendung aksi brutal warga itu.
“Kami sangat menyayangkan tindakan ini. Sejauh ini sudah kami serahkan aparat kepolisian untuk mengusutnya. Karena jelas melanggar undang-undang karantina,” kata Ugas.
Sejauh ini, satgas Covid-19 Kabupaten Probolinggo juga masih mencari siapa provokator dari peristiwa ini. Serta akan segera melakukan tracing pada kontak erat pembongkaran peti jenazah Covid-19.
Baca Juga: Duh! Gaji Guru GTT di Kota Probolinggo Dipotong 50 Persen
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Kasus Terkubur Bersama Jasad: Akhir Dramatis Perjalanan Hukum Yai Mim di Balik Jeruji
-
Modal 3 Jutaan Bisa Punya Laptop Gahar? Ini 5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Pelajar
-
Wasiat Terakhir Yai Mim: Kepulangan Sunyi ke Pelukan Tanah Kelahiran
-
Teka-teki Napas Terakhir Yai Mim: Sehat Walafiat Sebelum Maut Menjemput di Polresta Malang
-
Skandal Nikah Siri Sesama Jenis di Malang: Versi Berbeda Intan dan Rey Soal 'Suami'