SuaraMalang.id - Kasdi (64), warga Desa Karanglo Lor, Ponorogo, Jawa Timur nekat menebas kepala Toni Rasmoko (39) memakai senjata tajam jenis golok. Pemicunya diduga tersinggung pesan WhatsApp.
Kapolsek Sukorejo AKP Beny Hartono mengatakan, peristiwa penganiayaan itu terjadi di pos kamling desa setempat.
“Kejadian penganiayaan itu di poskampling Dusun Ngujung Desa Gandukepuh Kecamatan Sukorejo Ponorogo,” katanya dikutip dari beritajatim.com -- jejaring media suara.com, Rabu (28/7/2021).
Kronologisnya, lanjut dia, korban Toni Rasmoko alias Egroh (39) tergeletak berlumuran darah di pos kamling. Korban mengalami luka sabetan benda tajam pada bagian belakang kepalanya.
“Korban langsung dilarikan ke RSUD dr. Harjono untuk mendapatkan perawatan dan adiknya melaporkan kejadian ini kepada kami,” katanya.
Polsek Sukorejo langsung melakukan penyelidikan begitu mendapat laporan dan dalam singkat dapat menangkap pelaku penganiayaan tersebut. Sebilah golok turut diamankan polisi sebagai barang bukti.
“Pelaku mengakui perbuatannya, dia melakukan perbuatan tersebut dikarenakan tersinggung atas tulisan korban lewat pesan whatsapp sebelum kejadian,” katanya.
Korban yang telah mendapatkan perawatan medis di IGD RSUD dr. Harjono Ponorogo. Terdapat luka bekas sabetan benda tajam di kepala bagian belakang sekitar 25 sentimeter.
Akibat perbuatan tersebut, pelaku dijerat dengan Pasal 351 ayat 2 KUHP tentang penganiayaan.
Baca Juga: Geger Video Dugaan Balita Disiksa Wanita di Batam, Ini Kata Polisi
“Hasil pemeriksaan masuk unsur dalam pasal penganiayaan sesuai pasal 351 ayat (2) KUHP, saat ini pelaku dibawa ke Polsek Sukorejo untuk proses lebih lanjut,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang
-
Polemik Panas Yakuza Maneges vs PBNU Soal Segel Pesantren di Malang
-
Cuci Gudang di Kandang Singa! Samuel Balinsa dan Deretan Bintang Resmi Pamit dari Arema FC