SuaraMalang.id - Perpanjangan PPKM hingga 2 Agustus 2021 berimbas pada perekonomian petani bunga potong. Baru-baru ini viral video aksi petani bunga menggiling tanamannya diduga tak laku imbas PPKM.
Pada video yang diunggah akun instagram @malangraya_info terlihat sejumlah petani menggiling tanaman bunga yang indah warna-warni tersebut. Kemudian ada pula dijadikan pakan sapi.
“Para Petani Bunga Kembali Menangis dengan adanya Perpanjangan PPKM Level 4, karena Biasanya Bulan Besar dalam Kalender jawa atau Dzulhijjah dalam Kalender Hijriah adalah Masa Banyak - banyaknya pesanan Buat pernikahan,” tulis caption pada unggahan tersebut dikutip SuaraMalang.id, Senin (26/7/2021).
Di dalam video tersebut terlihat hamparan kebun bunga yang cantik beraeka warna. Namun, seorang pria yang diduga merupakan petani bunga tiba-tiba berjalan mendekati bunga dan menendang bunga-bunga tersebut hingga terlihat hancur.
Selanjutnya, juga terlihat sejumlah petani tengah melebur bunga dengan menggunakan mesin penghancur. Sementara pada potongan video lainnya memperlihatkan saat bunga-bunga yang cantik itu sedang dimakan oleh seekor sapi.
Di dalam video menjelaskan bahwa para petani bunga potong terpaksa melakukan hal itu karena mereka batal mendapat pesanan. Padahal, bunga-bunga segar tersebut sudah siap kirim.
“Berharap kita banyak pesanan disaat kita panen, Karna adanya PPKM para petani bunga batal dapat pesanan. Dengan sangat terpaksa para petani harus melebur bunga yang sudah siap kirim. kami semua berharap semoga PPKM ini tidak diperpanjang lagi,” tulis keterangan pada video tersebut.
Unggahan video itu pun mendapat beragam komentar dari warganet.
“Seharusnya dari sini pemerintah bisa mikir..bahwa PPKM itu bukan kebijakan tapi ke tidak bijakan untuk rakyat kecil.,” ujar @coreslipknot.
Baca Juga: Tak Ada Pemasukan selama PPKM, Pengusaha Ini Terpaksa Jual Burungnya Rp 2 Miliar
“Padahal semasa pandemi cerita dari petani di Batu untungnnya berlipat lipat,harga ga wajar pun banyak yang beli,Bahkan antri.,” jelas @charismaomega.
“Sak aken lur, kabeh ngerasakno opo yo gk mikir seng golek duwek dino iki gae mangan mene, duwek e kudu muter tapi keadaan e gk iso gae muter duwek,” ujar @ferdyharmoko.
“Semoga Allah mengganti rejekinya dalam bentuk lain,” harap @randomdiaryk.
Bunga potong sendiri biasanya menjadi hiasan untuk dekorasi pertunangan hingga pernikahan. Namun, pelaksanaan resepsi pernikahan ditiadakan selama penerapan PPKM Level 4.
Kontributor : Fisca Tanjung
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Tak Main-Main! 16 SPPG di Malang Gagal Uji Higiene, Ada yang Sampai 4 Kali Revisi
-
Karnaval Tanpa Dentuman: Pemkot Malang Tegas Larang Sound Horeg di HUT RI
-
BRI Catat Lonjakan Transaksi QRIS 76 Persen pada Triwulan I 2026
-
Fenomena Gunung Es HIV di Malang: Mulai dari Ibu Hamil hingga Anak yang Tertular
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove Bersama Petani Lokal