SuaraMalang.id - Masih tingginya kasus Covid-19 di Kota Malang, membuat ketersediaan tabung oksigen menjadi langka. Kekosongan tabung gas terjadi sejak beberapa waktu terakhir. Meski demikian, untuk isi ulang oksigen masih tersedia.
Ada beberapa tempat di Malang Raya yang menyediakan layanan isi ulang oksigen. Berikut ini daftar lokasi isi ulang tabung oksigen di Malang:
1. Wirantono Gas
Alamat: Jalan Aris Munandar no.27 Malang
Telp: 0341 326788/0341 353023
2. ERCO Gas (24 Jam & antar jemput tabung)
Alamat: Bumi mondoroko blok GO III no 75
Telp: 081234101059
3. AR Gas Oksigen Kepanjen
Baca Juga: Mobilitas Warga di Kabupaten Malang Turun 40 Persen Akibat PPKM Darurat
Alamat: Jalan Adisetia Kav.B5, RT 4/RW 1, Ardirejo, Kepanjen
Telp: 085335660488
4. Carolina Perdana
Alamat: Ruko Griyashanta D 334, Jalan Soekarno Hatta, Jatimulyo,Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang
Telp: 081333520121
5. Depo isi ulang oksigen
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
IHSG Anjlok 6% Lebih, Rekor Terburuk di Era Menkeu Purbaya
-
Festival Bidar Palembang: Tradisi Sungai Musi yang Bertahan Sejak Zaman Kesultanan
-
IHSG 'Kebakaran' Imbas Kabar MSCI, Saham-saham Idola Pasar Mendadak ARB!
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
Terkini
-
CEK FAKTA: Dito Ariotedjo Sebut Jokowi Terima Rp 2 Triliun dari Gus Yaqut, Benarkah?
-
BRI Ungkap Prospek Fintech Indonesia di Hadapan Investor Global
-
Peran Strategis UMKM Disorot Dirut BRI dalam Forum Keuangan Global WEF Davos
-
CEK FAKTA: China Resmi Tutup Pintu Wisatawan Israel, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Purbaya Hapus Dana Desa dan Diganti Subsidi Listrik hingga Sembako, Benarkah?