SuaraMalang.id - Viral seorang mahasiswa Universitas Brawijaya Malang mengaku positif Covid-19 dan sempat mendatangi kampus untuk mengurus KTM (Kartu Tanda Mahasiswa).
Melansir timesindonesia.co.id -- jejaring suara.com, heboh kabar tersebut berdasar unggahan pemilik akun Twitter @_risaa, pada 1 Juli 2021 lalu.
"Ke fakultas sama rektorat pas gw lagi positif WKWK agak feel guilty sih," tulisnya.
Namun, Sabtu (3/7/2021) malam postingan dan akun bersangkutan tersebut tak bisa lagi diakses.
Baca Juga: Tol Pandaan-Malang Disekat selama PPKM Darurat
Belakangan diketahui pemilik tersebut adalah mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Brawijaya.
Satgas Covid-19 Fakultas Hukum Universitas Brawijata langsung mengelurkan pernyataan sikap atau klarifikasi usai meminta keterangan kepada mahasiswa yang bersangkutan.
"Jadi bukan positif lalu sengaja tetap masuk kampus. Setelah merasakan gejala dan swab positif dia sudah tidak ke kampus," kata Dekan FH UB Muchamad Ali Safa'at saat dikonfirmasi, Sabtu (3/7/2021).
Ia lalu mengirim keterangan klarifikasi Satgas Covid-19 FH UB atas beredarnya informasi digital terkait mahasiswa positif Covid-19.
Berikut isi lengkap keterangan klarifikasi yang diterima TIMES Indonesia:
Baca Juga: Hari Pertama PPKM Darurat Kota Malang, Muda-mudi Nongkrong di Warkop Dibubarkan
1. Tanggal 15 Juni 2021 mahasiswa yang bersangkutan datang ke Malang dengan tujuan ikut vaksin di Poliklinik UB.
2. Tanggal 17 Juni 2021 tes G-Nose di Poliklinik UB dengan hasil negatif, setelah itu pergi ke kampus FH untuk mengambil KTM.
3. Tanggal 18 Juni 2021 datang lagi ke kampus FH dengan tujuan untuk mengambil KTP temannya. Namun dicek petugas KTM temannya tidak ada / bermasalah. Oleh petugas disarankan mengurus ke rektorat. Selanjutnya yang bersangkutan ke rektorat lantai 2 ditemui petugas KTM.
4. Tanggal 18 Juni 2021, malam hari merasakan kehilangan penciuman dan rasa.
5. Tanggal 22 Juni 2021 melakukan btws swab antigen di politeknik UB dengan hasil positif.
6. Tanggal 22 Juni 2021 malam dijemput orang tuanya untuk dibawa pulang ke Sidoarjo.
7. Tanggal 1 Juli 2021, menukis status di Twitter dengan tujuan bercanda, namun menjadi viral dan menimbulkan kegaduhan.
8. Tanggal 2 Juli 2021 pukul 18.00 WIB, Fakultas Hukum UB menerima informasi adanya Twitter yang dimaksud.
9. Tanggal 2 Juli 2021 pukul 19.00 WIB, Fakultas Hukum UB memanggil yang bersangkutan secara zoom untuk klarifikasi.
Postingan mahasiswa UB yang viral ini langsung diminta klarifikasi oleh pihak kampus. Hingga berita ini ditulis, pemilik akun tersebut belum bisa diminta keterangan secara pasti.
Berita Terkait
-
Tumis Haseum: Si Ajaib Penyelamat Lauk Sisa Lebaran yang Viral di TikTok
-
Siapa Sosok Walid? Tokoh Pemimpin Sekte di Serial Bidaah yang Viral di TikTok
-
Lagi Tren Joget THR: Apakah Terinspirasi dari Tarian Yahudi?
-
Viral Denny Landzaat Fasih Bahasa Indonesia di Maluku, Shin Tae-yong Kena Sindir
-
Viral, Apakah Ada Doa Mengusir Tamu Agar Cepat Pulang?
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Warga Senang, Desa Wunut Bagikan THR dan Hadirkan Program Perlindungan Sosial
-
Habbie, UMKM Telon Aromatik Terbaik Siap Ekspansi Pasar Global Bersama BRI
-
4 Wisata di Kawasan Cangar Ditutup Usai Longsor yang Hempaskan 2 Mobil
-
BRI Raih Penghargaan Internasional Atas Prestasi Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi