SuaraMalang.id - Pemerintah Kota Surabaya menyiapkan sejumlah peti mati. Pemkot Surabaya memproduksi peti mati untuk mengantisipasi antrean pemulasaran dan pemakaman jenazah COVID-19
Melansir beritajatim.com --jejaring media suara.com, sejumlah pekerja tampak memproduksi peti mati di Balai Kota Surabaya. Sedikitnya 130 peti mati telah dibuat.
Ada sekitar lima pekerja pembuatan peti mati. Selain itu, ada beberapa pekerja lainnya yang melakukan pengeboran dan pengecatan.
Informasinya ratusan peti mati tersebut bakal dikirim ke makam Keputih Sukolilo. Pemkot Surabaya juga menyediakan petugas pemulasaran jenazah COVID-19.
Sebelumnya diberitakan, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengaku mendapat laporan warga harus mengantre 20 jam untuk memakamkan jenazah Covid-19.
“Saya sedih, warga sudah meninggal tapi masih antre hingga 20 jam,” kata Eri Cahyadi, Jumat (2/7/2021).
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Wakil Wali Kota Batu Bongkar Teknik Rahasia Komunikasi Politik Dasco
-
Malang Target 3,4 Juta Kunjungan Wisata Selama 2026, Ini Alasannya
-
Konflik Dualisme Yayasan SMK Turen Malang Memuncak, Ribuan Siswa Terpaksa Tak Sekolah
-
Kronologi Yai Mim Jadi Tersangka Pornografi, Ini Penjelasan Polresta Malang Kota
-
Cara Dinkes Kota Malang Antisipasi Superflu H3N2, Jangan Tunda-tunda Keluhan Kesehatan!