SuaraMalang.id - Klaster hajatan di Dusun Rowotrate Desa Sitiarjo Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang semakin mengganas. Bertambah 56 warga terkonfirmasi positif Covid-19 dari yang sebelumnya 6 warga.
Bupati Malang, H.M Sanusi mengatakan, tambahan puluhan warga terinfeksi virus itu berdasar hasil swab PCR kepada 95 orang warga setempat.
"56 orang dinyatakan positif Covid-19. Tracing (pelacakan) masih terus dilakukan. 95 di-swab dan 56 orang positif (Covid-19)," katanya, Selasa (29/6/2021).
Bupati Sanusi melanjutkan, 56 tambahan warga yang positif Covid-19 itu telah melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.
"Sekarang sudah di-lockdown oleh Kapolres dan Dandim. Dan kita minta tidak keluar selama 14 hari sesuai masa inkubasi jadi di-isolasi di sana," imbuhnya.
Meski aktivitas warga dibatasi, lanjut dia, kebutuhan pangan warga ditanggung Pemerintah Kabupaten Malang.
"Kami bantu sembako dan logistik lainnya. Kemudian TNI/Polri juga disiagakan menjaga keamanan," ujarnya.
Kemunculan klaster Covid-19 tersebut, lanjut dia, berasal dari hajatan Kepala Dusun (Kasun) Rowotrate. Dalam hajatan itu, Kasun mengundang tamu dari luar desa.
"Orang hajatan mengundang tamu di situ mungkin ada yang tertular. Dan yang ikuti mbiodo (membantu proses hajatan) itu tertular hingga akhirnya menyebar 56 orang," sambungnya.
Baca Juga: Mensos Risma Polisikan Oknum Penyalahgunaan Dana PKH di Kabupaten Malang
Seorang warga dilaporkan meninggal akibat terpapar Covid-19.
"Kemarin ada satu yang meninggal," ujarnya.
Merespon kasus itu, Bupati Sanusi menginstruksikan seluruh kepala desa dan kepala dusun di wilayahnya agar meniadakan acara hajatan dan kegiatan lainnya yang menimbulkan kerumunan.
"Nanti kalau ada masih menggelar, ya Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Malang) yang akan memberikan sanksi," tutup dia.
Kontributor : Bob Bimantara Leander
Berita Terkait
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Bedak Marcks Bisa Buat Apa Aja? Ini 3 Kegunaannya untuk Rawat Kulit Wajah
- 4 Body Lotion Malam untuk Mencerahkan dan Melembapkan, Bikin Kulit Lebih Glowing
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Hutan Mangrove Malang Selatan Dibidik Masuk Bursa Karbon: Warga Lokal Bakal Cuan?
-
Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga
-
Bukan Sekadar SUV, Hyundai Tawarkan Pengalaman Kepemilikan CRETA yang Bebas Khawatir
-
Bangun Fondasi Ekonomi dari Desa, BRI Optimalkan BRILink Agen untuk Dukung Koperasi Merah Putih
-
Dari Pesisir Malang Menembus Bursa Karbon Dunia: Hutan Mangrove CMC Siap Menjaring 'Cuan Biru'