SuaraMalang.id - ASN di lingkungan Sekretariat DPRD Situbondo terpapar COVID-19. Namun, pemerintah setempat tidak melakukan penutupan sementara gedung dewan.
Sebelumnya diberitakan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) terpapar COVID-19, kini giliran seorang aparatur sipil negara (ASN) di Sekretariat DPRD Situbondo juga terinfeksi virus corona.
"Salah seorang ASN di Sekretariat DPRD memang terkonfirmasi positif COVID-19 dan kami tidak bisa menyebutkan namanya. Kemarin sore sudah dilakukan penyemprotan disinfektan," kata Wakil Ketua Komisi I DPRD Situbondo Janur Sasra Ananda dikutip dari Antara, Jumat (25/6/2021).
Penutupan sementara kantor Sekretariat DPRD telah diusulkan untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19. Tapi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Situbondo Syaifullah ada pertimbangan lain.
"Kami sudah mengusulkan ke Pak Sekda, rupanya ada pertimbangan lain. Pertama, yang bersangkutan (ASN positif) tertular COVID-19 dalam kegiatan pribadi bukan saat melaksanakan tugas di DPRD," ujar politikus Partai Demokrat itu.
Selanjutnya, menurut Janur, tim melaksanakan penelusuran secara aktif terhadap kontak erat ASN itu untuk dilakukan tes swab atau tes usap antigen maupun tes usap berbasis PCR.
"Tidak lockdown karena pertimbangannya juga untuk percepatan pembahasan laporan pertanggungjawaban. Selanjutnya kegiatan di DPRD saat paripurna maupun rapat lainnya dengan pola perwakilan dari masing-masing fraksi maupun komisi," paparnya.
Data sebaran COVID-19 di Situbondo, hingga hari ini tercatat sebanyak 2.849 kasus, dengan rincian 2.443 orang dinyatakan sembuh, 221 orang meninggal, kasus aktif dalam perawatan 185 orang (dirawat di rumah sakit 36 orang, gedung observasi 5 orang, isolasi mandiri 144 orang).
(Antara)
Baca Juga: Pasien Covid-19 Terus Bertambah, Pemkab Situbondo Tambah Rumah Sakit Rujukan
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Dicekal di Pintu Pesawat Saat Hendak Umrah, Kiai Marzuqi Curiga Ada yang Pesan ke Intelijen Saudi
-
BRI Optimalkan Momentum MotoGP Mandalika untuk Perluas Peluang Bisnis
-
Tak Hanya Balapan, BRI Peduli Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di MotoGP Mandalika 2026
-
BRI Kembali Pimpin Peringkat Merek Paling Bernilai di Indonesia, Pertahankan Prestasi
-
Misi Arema FC Putus Tren Imbang: Siapkan Formula Jinakkan Playmaker Anyar Bhayangkara FC