SuaraMalang.id - Presiden baru Arema FC, Gilang Widya Pramana ingin membeli klub sepak bola Arema Indonesia (AI). Hal itu diyakininya sebagai solusi konkret menyelesaikan dualisme Arema.
Ya, pria dikenal berjuluk Juragan 99 itu menjelaskan, solusi untuk menyatukan Arema adalah membeli Arema Indonesia (AI).
Seperti diketahui, Arema menjadi dua sejak tahun 2011, yakni Arema Indonesia dan juga Arema FC. Imbasnya, kelompok suporter di Malang ini menjadi dua kubu.
"Saya banyak ngobrol sama pak IB (Iwan Budianto) agar masalah ini (dualisme) selesai. Intinya saya ingin membeli Arema yang satunya. Intinya kita udah pinginnya selesai dong. Ayo dong jangan berlarut-larut kita bersatu bergabung stadion ramai lagi jangan terpecah," kata Gilang.
Baca Juga: Piala Wali Kota Solo Ditunda, Arema FC Hormati Keputusan Kepolisian
Ia melanjutkan, jika sudah membeli Arema Indonesia, nantinya tim tersebut bakal fokus sebagai tempat berlatih pemain muda binaan Arema.
Arema Indonesia nantinya akan bermain di Liga 3 dan akan dijadikan tim Arema B atau tim satelit.
"Nantinya klub Arema satunya kami beli dan akan jadikan Arema B dimana nantinya kami tempatkan untuk pemain binaan Arema ya. Yang junior-junior kita mainkan di Liga 3 ya mereka nanti menimbah ilmu di situ bermain jam terbang di situ," jelasnya.
Ketika pemain muda di klub tersebut menunjukan performa terbaik, lanjut Gilang, mala pemain binaan di tim Arema Indonesia kemungkinan bisa bermain di Arema FC yang berkompetisi di kasta tertinggi, yakni Liga 1.
"Di situ kita juga naikkan ke senior. Harapan ke depan kita buka omongan untuk Arema yang satunya. Kita mau duduk bareng ngomong bareng mau menyelesaikan ini bareng menjadikan tim ini tim satelit," tutup dia.
Baca Juga: Baru Tiba di Malang, Diego Michiels Langsung Gabung Latihan Arema FC
Sebagai informasi, menyelesaikan dualisme Arema ini termasuk dalam salah satu program kerja Gilang sebagai Presiden Arema FC.
Berita Terkait
-
Charles Lokolingoy Soroti Pentingnya Jeda Internasional untuk Mental Pemain
-
Megahnya Masjid yang Dibangun Shandy Purnamasari di Bojonegoro: Ini Hadiah Buat Ibu!
-
Anggap Kartu Merah Maciej Gajos Tak Adil, Carlos Pena Meradang
-
Persija Dipecundangi Arema, Carlos Pena: Rumput Stadion Patriot Buruk!
-
Cetak Gol Indah dari Tengah Lapangan, Rizky Ridho Minta Maaf
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Raih Penghargaan Internasional Atas Prestasi Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi
-
Bos BRI: Keamanan dan Kenyamanan Nasabah Jadi Prioritas Utama
-
Volume Kendaraan di Tol Singosari Meningkat, Ini Tips Berkendara Aman yang Harus Dilakukan
-
Program BRI Menanam "Grow & Green Diwujudkan di Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno