SuaraMalang.id - Massa aksi tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Jember demo di depan kantor Bupati Jember Hendy Siswanto, Rabu (16/6/2021). Mereka menyerukan penolakan izin tambang.
Massa aksi juga menilai persolan yang terjadi di Kabupaten Jember banyak diakibatan kebijakan yang tidak berpihak kepada kepentingan rakyat, termasuk persoalan pertambangan.
"Tepat tanggal 10, Bupati Jember (Hendy Siswanto) sudah bertemu dengan pengusaha tambang. Parahnya lagi, bupati memberikan sinyal untuk dipermudah izin penambangan. Kami menolak keras," kata salah seorang koordinator lapangan (korlap) Sony, saat berorasi bersama ratusan mahasiswa dikutip dari suaraindonesia.co.id --media jejaring suara.com, Rabu (16/06/2021).
Ia melanjutkan, peraturan daerah (Perda) tentamg RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) harus dipatuhi, bukan sebaliknya hanya menjadi peraturan formalitas.
"Sementara pelaksanaannya, masih tidak sesuai harapan. Kami sangat kecewa dengan pejabat Pemkab Jember," sambungnya.
Massa aksi juga mendesak aparat agar kriminalisasi tidak dijadikan senjata untuk menakut-nakuti rakyat.
"Jangan sampai ada kata kriminalisasi kepada petani dan nelayan. Karena kami, siap membela rakyat," pungkasnya.
Massa juga mendesak, Bupati Jember keluar dan menemui pendemo. Agar apa yang menjadi aspirasi mahasiswa tersampaikan.
Namun, beberapa jam menunggu, Bupati Hendy Siswanto tidak kunjung muncul.
Baca Juga: Perusahaan Tambang TMS Ancam Hidup 58 Ribu Warga Sangihe
"Mana yang terhormat Bapak Bupati Jember. Temui kami, kami menyuarakan aspirasi rakyat," teriak massa aksi.
Selain menyuarakan anti tambang, massa juga mendesak Bupati Jember untuk melakukan evaluasi terhadap sejumlah tambak yang tidak berizin.
Aksi tersebut dikawal ketat oleh puluhan personel Polres Jember.
Polisi juga memagari halaman Pemkab Jember dengan kawat berduri dan dilanjutkan dengan penyemprotan disinfektan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Bulan Inklusi Keuangan 2026, BRI Perkuat Akses Layanan Keuangan Lewat 1,06 Juta BRILink Agen
-
Dicekal di Pintu Pesawat Saat Hendak Umrah, Kiai Marzuqi Curiga Ada yang Pesan ke Intelijen Saudi
-
BRI Optimalkan Momentum MotoGP Mandalika untuk Perluas Peluang Bisnis
-
Tak Hanya Balapan, BRI Peduli Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di MotoGP Mandalika 2026
-
BRI Kembali Pimpin Peringkat Merek Paling Bernilai di Indonesia, Pertahankan Prestasi