SuaraMalang.id - Hasil survei terbaru dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) mencatat sejumlah 81 persen menyukai sosok Khofifah Indar Parawansa. SMRC menganggap elektabilitas Khofifah cukup kompetitif untuk maju dalam bursa pemilihan presiden (Pilpres) pada 2024.
Manajer Program SMRC, Saidiman Ahmad mengatakan, hasil penelitian bertajuk “Partai Politik dan Calon Presiden: Sikap Pemilih Dua Tahun pasca Pemilu 2019” menggambarkan bahwa untuk mendapatkan suara dari calon pemilih, maka harus dikenal dan disukai.
“Karena untuk dipilih seorang yang dikenal harus disukai sehingga dipilih (eletabilitas) maka untuk sementara yang paling kompetitif untuk dikampanyekan adalah Khofiffah,” kata dikutip dari beritajatim.com --media jejaring suara.com, Senin (14/6/2021).
Saidiman menambahkan, ada beberapa nama tokoh lain yang kompetitif melaju dalam bursa calon presiden dengan elektabilitas tinggi, yakni Ridwan Kamil, Sandiaga Uno, Ganjar Pranowo dan Tri Rismaharini.
Dari hasil survei terlihat sejumlah nama tingkat kedikenalnnya jauh lebih rendah tapi kedisukaannya jauh lebih tinggi. Rinciannya, Khoffifah (tahu 48%, suka 81%), Risma (tahu 54%, suka 84%), Ganjar (tahu 57%, suka 84%), Ridwan Kamil (tahu 65%, suka 85%).
“Nama-nama itu kalau disosialisasakan secara intensif kemungkinan akan mendapat elektabilitas lebih baik dari pada nama-nama lain,” sambungnya.
Menurut Saidiman, survei nasional SMRC menunjukkan saat ini tokoh dengan elektabilitas tertinggi untuk menjadi capres adalah Prabowo Subianto.
“Namun keunggulan Prabowo ini sangat mungkin terjadi karena namanya jauh lebih dikenal dibandingkan kandidat-kandidat lain,” ujar Saidiman.
“Akan lain halnya kalau para pesaing Prabowo juga memiliki tingkat kedikenalan serupa.”
Baca Juga: Selamat Tinggal Selamanya, Khofifah Indar Parawansa Berduka Kiai Nawawi Meninggal
Survei SMRC menunjukkan Prabowo dikenal hampir semua warga. Sekitar 98% warga menyatakan mengetahui Prabowo. Kedikenalan Prabowo ini jauh di atas Anies Baswedan yang dikenal 83% warga dan Sandiaga Uno yang juga dikenal 83%.
Tingkat kedikenalan mereka bahkan jauh lebih tinggi dibandingkan sejumlah pejabat publik lainnya, seperti Ridwan kamil (65%), Ganjar (57%), Tri Rismaharini (54%), dan Khoffifah Indar Parawansa (48%).
Lebih jauh survei SMRC menunjukkan tidak ada korelasi antara dikenal dan disukai. Prabowo yang dikenal 98% warga, ternyata hanya disukai oleh 78% mereka yang mengenalnya.
Begitu juga Anies yang dikenal 83% warga, ternyata hanya disukai 75% mereka yang mengenalnya. Hanya Sandiaga Uno yang relatif konsisten. Sandi dikenal 83% warga, dan disukai 85% warga yang mengelanya.
Survei nasional SMRC ini dilakukan pada 21-28 Mei 2021. Tim peneliti mewawancarai langsung 1220 responden berusia 17 tahun ke atas di seluruh Indonesia dengan mematuhi protokol kesehatan. Responden dipilih melalui metode multistage random sampling. Response rate (responden yang dapat diwawancarai secara valid) sebesar 1072 atau 88%. Sebanyak 1072 responden ini yang dianalisis. Margin of error penelitian diperkirakan 3,05%.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Modus Program UMKM, 227 Warga Malang Terpikat Sandiwara ASN Gadungan
-
Ribuan Aset Daerah di Malang Dipatok Target Sertifikasi Demi Cegah Mafia Lahan
-
Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang