SuaraMalang.id - Akibat tingginya angka Covid-19 di Bangkalan dalam beberapa hari terakhir, pemerintah daerah setempat akhirnya menggencarkan sosialisasi ke tengah-tengah masyarakat.
Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bangkalan mulai gencar mensosialisasikan adanya 3 M yang meliputi mencuci tangan, memakai masker serta menjaga jarak.
Kopmitmen tersebut sebagai langkan Forkopimda Bangkalan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Hal ini ditegaskan Kapen Humas Covid Bangkalan, Kolonel Arm Imam Haryadi.
"Sebagai langkah lanjutan. Sementara, di Bangkalan tidak ada angka peningkatan Covid sampai sekarang," katanya, dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Kamis, 10 Juni 2021.
Meski demikian, pihak Satgas tak ingin lengah. Terbukti, beberapa titik batas masuk ke Madura, kini mulai diperketat. "Iya, semuanya kita perketat. Kita semua berkomitmen memutus penyebaran pandemi ini," bebernya.
Kolonel Arm Imam Haryadi menyebut jika saat ini elemen masyarakat mulai melibatkan diri untuk memutus rantai pandemi Covid-19 yang sebelumnya menyerang daerah itu.
Imam menjelaskan, mulai dari tokoh agama hingga tokoh masyarakat mulai turun di jalan untuk mensosialisasikan pentingnya mematuhi protokol kesehatan.
"Ada juga yang ikut berpartisipasi dengan Satgas dengan membagi-bagikan masker ke masyarakat," kata Imam.
Seperti yang dilakukan oleh Nadia Bafagih (28) saat ini. Ketua relawan RSLI itu merangkul beberapa aktifis kemanusiaan yang ada di Jawa Timiur untuk ikut serta menanggulangi adanya Covid di Bangkalan, salah satunya dengan menciptakan kesadaran di dalam diri masyarakat.
Baca Juga: Warga Bangkalan: Corona Enggak Bakal Hilang Selama Presidennya Jokowi
"Kami juga mendatangi Baznas Bangkalan untuk merencanakan bantuan penanganan Covid-19," katanya.
Berita Terkait
-
Warga Bangkalan: Corona Enggak Bakal Hilang Selama Presidennya Jokowi
-
Raker AMSI Jatim, Bertemu Gubernur Dorong Kolaborasi Agar Ekonomi Digital Tumbuh
-
Bupati Bangkalan Ajak Ulama Siaran Keliling Imbau Warga Taat Protokol Kesehatan Covid-19
-
RSUD Bangkalan Belum Pastikan Ledakan Covid-19 Disebabkan Oleh Varian Baru
-
Polda Jatim Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster di Trenggalek
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Mantri BRI Arungi Laut Demi Layani Masyarakat di Kabupaten Banggai Kepulauan
-
Cegah Fraud, BRI Aktif Lakukan Deteksi dan Investigasi pada Dugaan Tindak Pidana
-
Bayi Ditemukan Tewas di Saluran Air Malang dengan Tali Pusar Masih Menempel
-
Polresta Malang Gulung Sindikat Pil Koplo Setengah Juta Butir
-
MBG Dihentikan Sementara, Karyawan SPPG di Malang Kesulitan Bayar Cicilan Motor