Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Minggu, 06 Juni 2021 | 06:00 WIB
ilustrasi tsunami di Kabupaten Malang . [Stefan Keller/Pixabay]

SuaraMalang.id - Berdasar skenario terburuk potensi tsunami 29 meter, sebagian besar wilayah pesisir Selatan Kabupaten Malang dipastikan relatif aman. Namun, ada satu desa yang dianggap rawan, yakni Desa Tambakrejo, Kecamaran Sumbermanjing Wetan.

"Jadi di sana ada jalur sungai yang langsung bermuara ke laut itu yang merupakan tolnya (akses masuk air) Tsunami. Dan ini juga berlaku dengan pantai yang landai (tidak ada tebing) kemungkinan dampaknya juga besar," kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Karangkates Kabupaten Malang, Ma'muri, Sabtu (5/6/2021).

Alhasil, kata dia, tsunami dengan tinggi tersebut kemungkinan akan meluap ke sungai dan berdampak pada kawasan permukiman warga.

"Maka ketika lewat sungai di pantai itu bisa bermuara lebih jauh. Mungkin (tinggi gelombang) bisa sampai 20 meter," sambungnya.

Meski demikian, lanjut dia, warga diimbau tidak panik, lantaran analisis potensi bencana penting digunakan sebagai acuan mitigasi bencana.

BMKG bakal melakukan sosialisasi di Desa Tambakrejo, dalam waktu dekat. Sebab, edukasi juga sangat penting untuk memberikan pemahaman kebencanaan kepada masyarakat.

"Ini kan yang perlu pendidikan mitigasinya. Jadi untuk mitigasi masih terus melakukan sosialisasi. Kami mencoba untuk mengedukasi masyarakat untuk melek bencana karena tinggal di daerah rawan," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, heboh pernyataan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam pemaparan mitigasi bencana gempa dan tsunami di Jawa Timur melalui virtual. Bahwa skenario terburuk potensi bencana adalah gempa magnitudo 8,7 dan tsunami 29 meter terjadi di wilayah selatan Jawa Timur.

Hal itu dibenarkan Kepala BMKG Stasiun Geofisika Karangkates Kabupaten Malang, Ma'muri.

Baca Juga: Masuk Zona Rawan Tsunami, Warga Kabupaten Blitar Diimbau Menyiapkan Tas Siaga Bencana

"Itu (tsunami) adalah kemungkinan terburuk ketika semua energi gempa itu dilepas secara serentak," ujarnya.

Meski demikian, lanjut dia, mayoritas wilayah selatan Kabupaten Malang diyakini aman dari tsunami. Sebab, kondisi geografis wilayah pantai di selatan Kabupaten Malang didominasi tebing.

"Jadi lebih cenderung aman. Namun demikian ada juga yang dekat sungai itu yang mungkin ada dampaknya jika ada tsunami," imbuhnya.

Kontributor : Bob Bimantara Leander

Load More