SuaraMalang.id - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyerahkan bantuan Rp19,3 miliar untuk membangun Rumah Sakit Indonesia Hebron (RSIH) di Palestina. Bantuan diterima langsung Duta Besar Negara Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun di Kantor MUI Pusat, Selasa (25/5/2021).
Selanjutnya, bantuan yang diterima Dubes Palestina untuk Indonesia itu bakal diteruskan kepada Wali Kota Hebron, Palestina Tayser Abu Sneineh.
Ketua Umum MUI Miftachul Akhyar mengatakan, bahwa penyerahan bantuan pembangunan RSIH merupakan momentum menuju ukhuwah yang lebih besar.
"Kita hari ini sedang merintis menuju sebuah ukhuwah yang semakin besar. Sebuah tugas yang amat mulia semoga hal ini ada guna manfaatnya," ujarnya dikutip dari Antara, Selasa.
Pembangunan RSIH Palestina, lanjut dia, telah dicanangkan MUI sejak awal 2020. Rencana tersebut kemudian dukungan Wali Kota Hebron Tayser Anu Sneineh dan telah dilakukan MoU di Amman, Yordania, pada 20 Januari 2020.
Dalam MoU tersebut disepakati kerja sama pembangunan RSIH. MUI Pusat akan menyediakan dan mengupayakan biayanya sebesar Rp100 miliar dari donasi kemanusiaan seluruh masyarakat Indonesia, sementara pihak Wali Kota Hebron akan menyediakan lahannya seluas 4.000 m2.
Setelah penyerahan simbolik tahap satu ini, kegiatan penggalangan dana untuk pembangunan RSIH masih akan terus dilakukan oleh MUI, panitia pembangunan RSIH dan akan diserahkan secara bertahap kepada pihak Palestina.
"Kita tidak bisa menilai ini sumbangan yang kecil. Masih akan kita terus galang dana mengetuk hati para saudara kita untuk terus memberikan sebagian rezekinya untuk kepentingan-kepentingan saudara kita. Semoga seluruh dunia bisa terketuk dengan langkah-langkah yang kita lakukan," katanya.
Sebelumnya, Ustadz Adi Hidayat juga telah menyerahkan dana kemanusiaan sebesar Rp14,3 miliar dari rakyat Indonesia untuk Palestina lewat Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang akan digunakan untuk pembangunan rumah sakit di Kota Hebron, Palestina.
Baca Juga: Pendukung Palestina Beri Rating 1 di App Store dan Play Store pada Facebook
"Kami terpanggil berdasarkan amanat Undang-Undang Dasar 1945 untuk sama-sama berkontribusi dalam menolong sesama. Kami menyerahkan satu juta dolar AS untuk membantu Palestina melalui MUI," kata Adi.
Pihaknya membuka penggalangan dana sejak 16 hingga 22 Mei. Selama enam hari itu telah terkumpul dana kemanusiaan sekitar Rp30 miliar dari masyarakat Indonesia.
Angka itu akan disalurkan dalam tiga kategori prioritas yakni untuk berbagai kebutuhan mendesak, pembangunan rumah sakit/infrastruktur, dan program pendidikan bagi rakyat Palestina.
(Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
109 PPPK Paruh Waktu di Pemkot Malang Diupayakan Naik Kelas Jadi Penuh Waktu
-
Disebut di Pinggir Sungai, Kades Sidodadi Bongkar Fakta Kopdes Merah Putih yang Viral
-
Lirik Vulgar Berujung Polisi: Yakuza Maneges Pastikan Icha Chellow & Mala Agatha Tak Ada Kata Damai
-
Pasar Turen Mencekam: Saat Gunungan Sampah Berubah Jadi Petaka Membara
-
BRI Dorong UMKM Kuliner "It's Me Time" Asal Jawa Timur Raih Kesuksesan di Pasar Ekspor