SuaraMalang.id - Angin segar untuk kalian para pejuang CPNS, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi tahun 2021 ini membuka sebanyak 3.937 formasi untuk kuota CPNS/PPPK. Paling banyak yang dibutuhkan ada formasi tenaga pendidik atau guru.
"Pemkab Banyuwangi memanggil putra putri terbaik untuk bergabung dan berinovasi membangun Banyuwangi. Ada sejumlah 3.937 formasi yang dibutuhkan," kata Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Kabupaten Banyuwangi, Nafiul Huda dikutip dari timesindonesia.co.id media jejaring suara.com, Senin (24/5/2021).
Ia melanjutkan, ada 156 formasi untuk formasi CPNS dengan rincian 115 formasi untuk tenaga kesehatan dan 41 untuk tenaga teknis.
Kemudian, paling banyak kebutuhan ada di PPPK dengan total 3.781 formasi. Rinciannya, ada 122 tenaga kesehatan, 35 tenaga teknis.
Selanjutnya untuk tenaga guru, dibutuhkan guru kelas sebanyak 2.308 formasi dan 764 formasi untuk guru SMP dan terakhir guru penjaskes SD sebanyak 552 formasi.
"Formasi PPPK untuk tenaga kesehatan hanya ada kuota sejumlah 122 orang dan tenaga teknis 35 orang saja. Guru yang paling banyak," sambungnya.
Namun demikian, khusus formasi PPPK tenaga guru hanya diperuntukkan bagi guru honorer THK-II yang masih aktif mengajar. Baik di sekolah swasta ataupun sekolah negeri.
"Khusus PPPK tenaga guru yang berhak mendaftar adalah honorer THK-II sesuai dengan database Badan Kepegawaian Nasional dan masih aktif mengajar. Baik di swasta atau negeri," ujarnya.
Secara resmi, pendaftaran CPNS dan PPPK akan diumumkan pada 31 Mei 2021 mendatang. Bagi masyarakat yang berminat mengisi slot tersebut bisa sejak dini menyiapkan syarat-syarat pendaftarannya.
Baca Juga: Ini Formasi Penerimaan CPNS 2021 Pemkot Bandar Lampung
"Kami berharap untuk calon pelamar sejak dini sudah mulai dokumen-dokumen persyaratan sebelum pendaftaran CPNS / PPPK dibuka," kata Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Pemkab Banyuwangi tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?
-
Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang
-
Optimistis Tumbuh Berkelanjutan, BRI Konsisten Perkuat Kepercayaan Lewat Buyback Saham
-
Buntut Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos