SuaraMalang.id - Pengunjuk rasa yang berdemonstrasi di pintu masuk Wilayah Sheikh Jarrah, Yerussalem, kocar-kacir diserang polisi Israel.
Israel menduduki kawasan tersebut sejak beberapa waktu lalu. Mereka mengunci pintu masuk ke wilayah Sheikh Jarrah. Para pengunjuk rasa tersebut menuntut diakhirinya penguncian yang dilakukan Israel.
Para pengunjuk rasa ini termasuk masyarakat palestina dan aktivis solidaritas internasional. Mereka meneriakkan slogan yang menuntut otoritas pendudukan untuk mencabut penguncian yang diberlakukan dua minggu lalu di Sheikh Jarrah.
Akibat pendudukan Israel tersebut, warga Palestina menghadapi ancaman pengusiran. Akibat penguncian itu, warga Palestina lokal tidak dapat bergerak bebas keluar-masuk Sheikh Jarrah selama dua minggu terakhir.
Petugas polisi Israel hanya mengizinkan pemukim Israel untuk masuk atau meninggalkan wilayah tersebut.
Maret lalu, otoritas Palestina mendesak komunitas internasional untuk memikul tanggung jawabnya dan mencegah Israel menggusur dan menghancurkan secara paksa rumah-rumah keluarga Palestina di Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur yang diduduki.
"Kebijakan Israel tentang pemindahan paksa, penggusuran rumah, dan pembongkaran rumah adalah alat yang digunakan untuk mendorong warga Palestina keluar dari ibu kota mereka," kata Kantor Gubernur Yerusalem dalam pernyataannya, Minggu [23/05/2021].
"Kebijakan semacam itu terhadap penduduk di wilayah yang diduduki Israel tidak lain adalah Kejahatan Perang di bawah hukum internasional, sehingga komunitas internasional harus mengakui tragedi itu." ANTARA
Baca Juga: Meski Sudah Gencatan Senjata, Israel Terus Tahan Warga Palestina di Gaza
Berita Terkait
-
Meski Sudah Gencatan Senjata, Israel Terus Tahan Warga Palestina di Gaza
-
CEK FAKTA: Luka Palestina Akibat Serangan Israel Ternyata Cuma Make Up?
-
170 Jurnalis Palestina Jadi Korban Serangan Israel di Gaza
-
Peduli Palestina, Sekda Kumpulkan Donasi dan Sumbang Ambulans
-
Viral, Cewek Bakar Al-Qur'an Rayakan Warga Gaza Tewas Diserang Israel
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Kasus Terkubur Bersama Jasad: Akhir Dramatis Perjalanan Hukum Yai Mim di Balik Jeruji
-
Modal 3 Jutaan Bisa Punya Laptop Gahar? Ini 5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Pelajar
-
Wasiat Terakhir Yai Mim: Kepulangan Sunyi ke Pelukan Tanah Kelahiran
-
Teka-teki Napas Terakhir Yai Mim: Sehat Walafiat Sebelum Maut Menjemput di Polresta Malang
-
Skandal Nikah Siri Sesama Jenis di Malang: Versi Berbeda Intan dan Rey Soal 'Suami'