SuaraMalang.id - Bupati Blitar Rini Syarifah ancam menutup sementara tempat wisata yang kedapatan melanggar protokol kesehatan Covid-19 atau Prokes Covid-19. Pemkab Blitar menginginkan agar masyarakat, khususnya para pengelola wisata disiplin mencegah penyebaran Virus Corona.
Bupati Rini berharap seluruh pihak mematuhi prokes Covid-19 sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus. Namun, Ia tak segan memberi sanksi bagi pelanggar prokes.
"Kita beri sanski bagi pengelola wisata yang tidak patuh Prokes berupa penutupan aktivitas di area tersebut sampai dengan batas waktu yang ditentukan. Kita sudah izinkan beroperasi jadi mereka juga harus mematuhi aturan pemerintah daerah agar semuanya berjalan normal," katanya dikutip dari suaraindonesia.co.id jaringan suara.com, Rabu (19/5/2021).
Ia menambahkan, pengelola wisata juga harus memperhatikan jumlah wisatawan. Berdasar aturan yang telah ditetapkan, setiap destinasi atau tempat wisata di Kabupaten Blitar jumlah pengunjung atau wisatawan dibatasi 50 persen dari total kapasitas.
"Hasil kesepakatan bersama, pembatasan kunjungan ke tempat wisata sekitar 25 sampai 50 persen dari kapasitas tempat. Sehingga, lebih dari jumlah tersebut tidak diperbolehkan jika ingin tempat wisatanya terus beroperasi," sambungnya.
Bupati Rini mengimbau pihak pengelola wisata terus mengawasi para pengunjung atau wisatawan supaya patuh dan taat terhadap prokes sebagai syarat masuk, seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Modus Program UMKM, 227 Warga Malang Terpikat Sandiwara ASN Gadungan
-
Ribuan Aset Daerah di Malang Dipatok Target Sertifikasi Demi Cegah Mafia Lahan
-
Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang