Seorang pedagang tabung gas 3 kilogram melon di Jember Jawa Timur [Suara.com/Adi Permana]
Ikbal juga menyarankan, bagi masyarakat yang mampu, rumah makan, restoran, cafe dan hotel untuk tidak menggunakan tabung gas melon itu.
"Mohon untuk tidak memakai LPG 3 Kg, pakailah tabung bright gas 5,5 Kg yg berwarna pink atau 12 Kg yg berwarna biru. Untuk masyarakat tidak perlu panik buying, hingga melakukan pembelian tabung lebih dari satu," pungkasnya.
Kontributor : Adi Permana
Berita Terkait
-
Warga Muslim Desa Suger Kidul Jember Salat Idulfitri Hari Ini
-
Posbakum Unej Melayani Bantuan Hukum Gratis Bagi Warga Kurang Mampu
-
Ini Tampang Penggorok Leher Subangun, Sopir Pikap di Jember
-
Viral Pesta Langgar Prokes di Lapangan Desa, Polres Jember Periksa 19 Saksi
-
Viral Pesta Pora di Lapangan Desa, Kades di Jember Diduga Kasih Sambutan
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Tak Gentar Jalan Berlumpur, Kepala Unit BRI Jemput Pelaku UMKM di Pelosok Rantau Prapat
-
Dapur Gizi RSSA Malang Hangus Terbakar, Pasien Mengungsi dan Pasokan Makanan Beralih Katering
-
Presiden Prabowo Berikan Arahan Soal Rekening Masyarakat, BRI Nyatakan Kesiapan
-
Punya Banyak Rencana Tapi Dana Kurang? Intip Kemudahan BRI Multiguna Pre-Approved
-
Aktivitas Syuting Kini Diharamkan di Bromo, Ini Alasannya