SuaraMalang.id - Sebanyak 12 pelajar SMK Negeri 2 Painan Sumatera Barat, jurusan Nautika Kapal Penangkap Ikan (NKPI) dan Jurusan Teknik Kapal Penangkap Ikan (TKPI) masih belum bisa pulang.
Mereka terlantar di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, setelah mengikuti tugas Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Kok bisa dari Pati nyasar kemudian terlantar di Situbondo?
Dikutip dari suaraindonesia.co.id, jejaring media suara.com, para siswa SMK ini terlantar pada Sabtu (08/05/2021) malam. Mereka malam itu ditampung oleh Ustadz Dafir Bulgini, Ketua Takmir Masjid Besar Baitul Muttaqin, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo.
Menurut Ketua PKL SMKN 2 Painan, Miko Pratama, pada Februari 2021 sebanyak 12 pelajar SMK tersebut mendapat tugas PKL di Kabupaten Pati.
"Kami bersama teman-teman lainnya melaksanakan tugas PKL di kapal penangkap ikan Porsen Juana dan Kapal Putra Poelor Wojo yang dinahkodai oleh Sudaeb, dengan rute penagkapan ikan dari Juwana Pati Jateng ke Pulau Raas Sumenep Jatim," kata Miko Pratama di depan petugas.
Karena tidak betah ikut kapal penangkap ikan yang bekerja berat selama 2 bulan tersebut, maka 12 pelajar SMKN 2 Painan Sumatra Barat ini meminta pulang.
"Selama PKL 2 bulan oleh nahkoda kapal, kami diberi upah Rp 50.000,- per orang dan kemudian kami dibelikan tiket Kapal Kayu KM Indonesia dari Pelabuhan Raas menuju ke Pelabuhan Jangkar ini," kata Miko Pratama.
Lebih lanjut, Miko Pratama menjelaskan, dirinya datang di Pelabuhan Jangkar, Kabupaten Situbondo pada Hari Kamis, 6 Mei 2021 sekitar pukul 15.00 WIB.
"Begitu tiba di Pelabuhan Jangkar, kami bersama teman-teman lainnya merasa asing dengan daerah Pelabuhan Jangkar. Lalu, kami berjalan kaki ke arah selatan dan singgah di Masjid Besar Baitul Muttaqin ini, seizin takmir masjid," kata Miko Pratama.
Baca Juga: Berbeda dengan Ketua Satgas COVID 19, Sumbar Izinkan Warga Mudik Lokal
Selain itu, Miko melanjutkan, saat PKL dulu ke-12 pelajar SMKN 2 Painan ini sudah dilengkapi dengan surat ijin praktik dari lembaga sekolah dan surat keterangan hasil Swab antigen.
"Surat izin praktik kerja lapangan dan swab antigen tertinggal di Efendi warga Desa Bojo Mulyo, Kabupaten Pati, Jateng. Efendi adalah pengurus PKL siswa," kata Miko Pratama.
Saat ini, keberadaan 12 orang siswa PKL SMKN 2 Painan Sumatra Barat masih terlantar dan belum bisa pulang. Sebagai upaya pencegahan COVID – 19, mereka menjalani karantina sementara di Gedung Serbaguna Jalan PB. Sudirman Situbondo.
Berikut nama-nama ke 12 orang pelajar SMKN 2 Painan Sumatra Barat, Pesisir Selatan yang menjalani karantina sementara di Gedung Serbaguna Situbondo ;
1. Ketua PKL Miko Pratama (19) warga Dusun Karang Sago, Desa Sado Salido, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatra Barat; 2. Dhan Satriya Wibowo, (17) warga Desa Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatra Barat; 3. Fazil Assidik (17), warga Desa Limau Gadang, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatra Barat; 4. Yudi Pratama (17), warga Desa Painan, Kec. IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatra Barat.
Selanjutnya ; 5. Muhammad Hidayat (17) warga Desa Koto Tuo, Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatra Barat; 6.Ferdy Snza Hidayat (19) warga Desa Taratak Tengah, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatra Barat dan yang lainnya. Mereka saat ini ditampung atau di karantina sementara di Gedung Serbaguna Situbondo.
Berita Terkait
-
Berbeda dengan Ketua Satgas COVID 19, Sumbar Izinkan Warga Mudik Lokal
-
Temuan BPK: Pengadaan Barang Penanganan COVID 19 Tak Sesuai Ketentuan
-
Longsor di Kampar Teratasi, Lalu Lintas Riau - Sumbar Mulai Normal
-
SKB 3 Menteri Soal Seragam Sekolah Dibatalkan MA, Eks Wako Padang Senang
-
Hari Pertama Larangan Mudik, Polda Sumbar Paksa 165 Kendaraan Putar Balik
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Detik-Detik Yaim Min Tumbang di Polresta Malang: Mengembuskan Napas Terakhir Saat Lapor Polisi
-
Kasus Terkubur Bersama Jasad: Akhir Dramatis Perjalanan Hukum Yai Mim di Balik Jeruji
-
Modal 3 Jutaan Bisa Punya Laptop Gahar? Ini 5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Pelajar
-
Wasiat Terakhir Yai Mim: Kepulangan Sunyi ke Pelukan Tanah Kelahiran
-
Teka-teki Napas Terakhir Yai Mim: Sehat Walafiat Sebelum Maut Menjemput di Polresta Malang