SuaraMalang.id - Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah menghadapi kritik keras dari warganet gegara melakukan orasi kebangsaan di sebuah gereja.
Bahkan Gus Miftaj dituduh sebagai kafir karena ceramah di gereja tersebut. Ia lantas memberikan klarifikasinya lewat unggahan Instagram pribadinya.
Dalam video pendek unggahannya tersebut, Gus Miftah mengatakan kalau video viralnya di GBI itu merupakan orasi kebangsaan dalam rangka peresmian GBI, bukan dalam rangka peribadatan.
"Dicatat. Gara-gara itu kemudian saya dihujat banyak netizen dengan mengatakan, Miftah sesat, Miftah kafir, syahadatnya batal dan sebagainya. Gus Miftah marah? Enggak. Saya bersyukur Alhamdulillah," katanya.
Gus Miftah juga menjelaskan alasannya hadir di acara peresmian tersebut. Pengasuh pondok pesantren Ora Aji Tundan Yogyakarta itu kemudian mengungkapkan keheranannya.
"Saya kemudian hanya mikir begini, orang seperti saya yang kebetulan dikasih oleh Allah menjadi orang yang mampu membimbing sekian ratus orang untuk bersyahadat menjadi seorang mualaf hanya karena video tersebut saya dikatakan kafir. Luar biasa. Itu dakwah zaman sekarang," kata Gus Miftah.
"Kalau dakwah zaman dulu tugasnya mengislamkan orang kafir, dakwah hari ini mengkafir-kafirkan orang Islam," kata Gus Miftah dalam video klarifikasinya, dikutip dari Timesindonesia.co.id, jejaring media suara.com, Kamis (06/05/2021).
Gus Miftah memang dikenal dekat dengan kelompok tertentu. Model dakwahnya juga kontroversial. Ia misalnya, berdakwah di kafe-kafe tempat karaoke dan lain-lain.
Selain itu, Ia juga dikenal dekat dengan sejumlah artis dan telah mengislamkan banyak orang, salah satunya Deddy Corbuzier dan DJ Katty Butterfly.
Baca Juga: Gus Miftah Masuk Gereja, Disinggung Ustaz Adi Hidayat dan UAS?
Berita Terkait
-
Gus Miftah Masuk Gereja, Disinggung Ustaz Adi Hidayat dan UAS?
-
Top 5 SuaraJogja: Dixie Pamit, Kisah Mualaf Warga Lapas Cebongan Cari Tuhan
-
Anies Pernah Masuk Gereja, Gus Sahal: Kenapa yang Dikafirkan Gus Miftah Saj
-
Gus Miftah Ceramah di Gereja, Muannas Alaidid: Harus Didukung
-
Gus Miftah Ceramah di Gereja Dikritik, Ayang Utriza Beri Pesan Ini ke UAS
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang
-
Optimistis Tumbuh Berkelanjutan, BRI Konsisten Perkuat Kepercayaan Lewat Buyback Saham
-
Buntut Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos
-
BRI Raih Apresiasi Menaker Atas Program Magang Nasional yang Terstruktur
-
Kongkalikong Kepala Unit, Mantri, hingga Perangkat Desa Bobol Bank BUMN di Kepanjen Rp2,7 Miliar