SuaraMalang.id - Bupati Jember Hendy Siswanto akan menertibkan penerapan protokol kesehatan (Prokes) di pusat perbelanjaan, sebab menjelang lebaran atau Idul Fitri dipastikan terjadi peningkatan jumlah pengunjung.
"Yang datang ke pusat belanja mohon izin nanti kami atur, kalau bersama-sama akan diatur bergantian masuk, jika pengunjung sudah penuh jangan masuk," katanya dikutip dari TIMES Indonesia jaringan Suara.com, Rabu (5/5/2021).
Bupati Hendy juga meminta pengelola atau manajemen pusat pembelanjaan menyediakan tempat menunggu sementara untuk para pengunjung yang datang. Jika sampai terjadi kerumunan warga, pihaknya tak segan membubarkan.
"Jangan sampai nanti kalau tidak bisa masuk di biarkan numpuk di luar, itu pun dibubarkan nanti," ujarnya.
Pengetatan prokes ini, lanjut dia, tujuannya tidak lain demi keselamatan pengunjung dan masyarakat.
"Demi nyawa saudara kita, kalau tidak sayang ya tidak dilakukan," sambungnya.
Ia kembali mewanti-wanti warganya agar tidak abai dan meremehkan ancaman Virus Corona.
"Ribuan orang mati di India. Saya sendiri mengalami hal itu. Dan adik saya meninggal karena virus ini," tegasnya.
Hendy juga memaparkan data dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jember tentang prediksi arus mudik lebaran tahun ini.
Baca Juga: Di Lokasi Ini, Pengunjung Pasar Tanah Abang Berjubel hingga Tak Bermasker
Berdasarkan data yang dimilikinya, sekitar 81 juta orang di seluruh Indonesia akan bergerak apabila mudik lebaran tahun ini diizinkan pemerintah.
Bahkan walaupun dilarang mudik, diperkirakan masih ada 17,5 juta orang berusaha akan melakukan pergerakan mudik.
"Kasus Covid-19 harus kita waspadai dan jangan lengah, contoh India. Di sana sekitar 400 ribu kasus perhari dan sekitar 3.500 orang meninggal perhari," kata Hendy.
Bupati Jember Hendy Siswanto juga mengingatkan, pihaknya bersama aparat dari TNI, Polri, Satpol PP, dan lainnya akan menindak tegas setiap pelanggar larangan mudik dan protokol kesehatan (prokes) yang membandel.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Trio Brasil Arema FC Mengamuk, Benamkan PSM Makassar Tiga Gol Tanpa Balas
-
Misi Penebusan Dosa Singo Edan: Arema FC Harus Bayar Utang Kemenangan ke Suporter
-
Polresta Malang Kota Bongkar 32 Kasus Narkoba dalam Sebulan, Mahasiswa Ikut Terseret
-
31 Wisatawan yang Diamuk Massa di Pantai Wedi Awu Positif Narkoba, Kini Masuk Rehab
-
Petaka di Pantai Wedi Awu: Saat Video WhatsApp Memicu Amuk Massa Terhadap Wisatawan Surabaya