SuaraMalang.id - Polisi menetapkan Kepala Pengamanan Lapas Jember, Wahyu Dhita Putranto tersangka penipuan CPNS. Terungkap korbannya adalah anggota DPRD Banyuwangi Fraksi PDIP berinisial P.
Melansir TIMES Indonesia jaringan Suara.com, modus operandi tersangka yakni dengan menjanjikan anak korban bisa lolos tes CPNS dan diterima di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).
Guna memuluskan itu, korban diminta menyetorkan sejumlah Rp 300 juta. Namun, janji itu tak kunjung terealisasi. Anak korban pun tidak lolos menjadi PNS Kemenkumham yang diidam-idamkan.
Kapolsek Bangorejo, Polres Banyuwangi, AKP Mujiono membenarkan, bahwa oknum pejabat Lapas Jember telah ditetapkan tersangka atas kasus penipuan.
“Sudah kami tetapkan sebagai tersangka,” ujarnya, Selasa (4/5/2021).
Meski telah tersangka, lanjut dia, pihaknya tidak melakukan penahanan lantaran telah berjanji akan menjual tanah untuk mengembalikan kerugian korban.
“Juga karena dinilai tidak akan melarikan diri,” sambungnya.
Sementara, Kepala Lapas Kelas IIA Jember Yandi Suyandi mengatakan, bahwa anak buahnya memang telah dijemput paksa polisi lantaran mangkir pemanggilan penyidik sebanyak tiga kali.
Setelah dijemput paksa untuk diperiksa, yang bersangkutan tidak langsung ditahan. Karena itu, Lapas Kelas IIA Jember hanya menjatuhkan hukuman pembebastugasan sampai masalah hukum yang menjerat selesai.
Baca Juga: Lapas Jember Disterilisasi Pasca Belasan Narapidana Terpapar Covid-19
“Dia tetap datang ke Lapas tapi tidak punya kewenangan apapun,” ujarnya.
Kasus yang menjerat Wahyu, menurut Yandi merupakan masalah pribadinya yang tidak ada hubungannya dengan profesinya sebagai sipir.
“Kami kan tidak bisa mengawasi 24 jam,” sambung dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang
-
Polemik Panas Yakuza Maneges vs PBNU Soal Segel Pesantren di Malang
-
Cuci Gudang di Kandang Singa! Samuel Balinsa dan Deretan Bintang Resmi Pamit dari Arema FC
-
Kucing-kucingan di Jalur Tikus: 13 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Diciduk, 4 Lainnya Jadi Buruan