SuaraMalang.id - Setiap tahun, terutama menjelang Lebarang para remaja di Dusun Talang, Desa Panji Kidul, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, selalu terlibat perang petasan dan kembang api.
Mengantisipasi hal ini, tim gabungan anggota Polres Situbondo disiagakan untuk membubarkan agenda tahunan masyarakat tersebut. Dini hari tadi misalnya, Sabtu (01/05/2021), polisi membubarkan para remaja yang sudah bergerombol sejak malam.
Tim gabungan Dalmas dan Samapta Polres Situbondo, begitu tiba dilokasi langsung membubarkan kerumunan warga. Patroli ini dipimpin Kasat Samapta AKP Sugeng Winarno bersama perwira siaga, anggota pleton siaga, satu regu patroli Samapta, Dalmas dan Propam.
Polisi segera menyisir lokasi perang-perangan menggunakan petasan dan kembang api tersebut. Seperti disampaikan Kasi Humas Iptu Achmad Sutrisno.
Menurut dia, perang-perangan menggunakan petasan di Dusun Talang, tepatnya diperempatan jalan Desa Panji Kidul tersebut telah mengganggu kondusifitas masyarakat yang melintas di jalan itu.
"Peran warga sekitar sangat penting untuk mengimbau dan mengingatkan sekaligus melaporkan para remaja yang sering perang-perangan menggunakan petasan atau melaksanakan balap liar di lokasi tersebut," kata Iptu Sutrisno, dikutip dari suaraindonesia.co.id, jejaring media suara.com.
Tak hanya itu yang disampaikan Kasi Humas Polres Situbondo. Namun, dia juga mengajak kepada masyarakat untuk segera melaporkan ke pihak yang berwajib apabila ada aktifitas remaja yang mengarah pada perang-perangan petasan dan kembang api maupun balap liar bisa.
"Kami akan merespon cepat laporan masyarakat, terkait dengan kelakukan remaja yang melakukan aktivitas perang-perangan menggunakan petasan dan kembang api itu. Sebab, perang-peranganbb menggunakan petasan dan kembang api itu sangat membahayakan dan mengganggu kamtibmas," kata Iptu Sutrisno.
Baca Juga: Duar! Petasan Seberat 5,5 Kilogram Meledak, 2 Rumah di Cilacap Hancur
Berita Terkait
-
Duar! Petasan Seberat 5,5 Kilogram Meledak, 2 Rumah di Cilacap Hancur
-
Mercon di Tangan Meledak, 3 Jari Bocah Asal Ponjong Dioperasi
-
Sekujur Tubuh Anak Ini Terbakar Saat Bermain Petasan di Belakang Rumah
-
Viral Aksi Pemuda Meledakkan Petasan di Seekor Ayam, Bikin Publik Geram
-
Polisi Amankan Ribuan Petasan
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
131 Lokasi Serentak, BRI KKB National Expo Perkuat Akses Pembiayaan Kendaraan dan Raih Rekor MURI
-
Petaka Cemburu Buta di Kamar Asrama: Mahasiswa Kesehatan di Malang Habisi Nyawa Sahabat Sendiri
-
Arjuno-Welirang Membara! Pendakian Ditutup Total Usai Api Kepung Puncak Kembar 2
-
5 Santri di Malang Jadi Korban Kekerasan Seksual Pengajarnya Sendiri
-
Efek Candu Healing: Pajak Hiburan Kota Batu Tembus Rp35 Miliar, Rekor Baru di Depan Mata