SuaraMalang.id - Seorang perempuan berinisial S yang bekerja sebagai pekerja seks komersil (PSK) diciduk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pamekasan saat mangkal di warung kopi remang-remang pada Rabu (28/4/2021) sekira pukul 22.27 WIB.
Dalam razia yang dilakukan di warung kopi remang-remang, Jalan Dirgahayu Kelurahan Bugih Kabupaten Pamekasan tersebut, Satpol PP juga mengamankan seorang perempuan lain berinisial T.
"Keduanya berinisial S (46) dan T (47). Saat ditanya, S mengaku kesehariannya bekerja sebagai PSK," kata Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Pamekasan Hasanurrahman seperti dilansir Suarajatimpost.com-jaringan Suara.com pada Jumat (30/4/2021) pagi.
Sedangkan, sehari-hari T mengaku bekerja sebagai pembantu rumah tangga dan pembantu di sebuah warung kopi remang-remang di Jalan Dirgahayu.
Dari informasi yang dihimpun Satpol PP Pamekasan, kedua perempuan yang diamankan di warung kopi remang-remang itu merupakan warga Bondowoso. Dia menyebut, dua perempuan yang diamankan karena laporan dari warga dan perangkat Kelurahan Bugih. Lantaran, ada indikasi perempuan tersebut menawarkan diri menjadi PSK.
Hasan mengemukakan, S sudah dua tahun menjual diri dengan cara mangkal di warung kopi remang-remang di Pamekasan.
"Sekali main, tarif yang dipatok oleh S terhadap pelanggannya hanya Rp 70 ribu. Dalam semalam, ia hanya melayani pria hidung belang dua kali main saja," terangnya.
Ironisnya, S mau melayani hidung belang di tempat mana pun. Bahkan, S mengaku pernah melayani pelanggannya di sawah dan rumah warga. Kadang pula, S pernah diajak berhubungan badan di tempat sepi.
"Caranya dia transaksi ya cuma mangkal di warung kopi remang-remang itu. Bila ada pria hidung belang yang mengajak hubungan esek-esek, lalu di mau. Pengakuannya seperti itu," pungkasnya.
Baca Juga: Hotel Reddoorz Tebet Ditutup Permanen Gegara Kasus Anak-anak jadi Mucikari
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Rey di Malang Akui Istri Sudah Tahu Dirinya Perempuan Sebelum Menikah, Kini Berujung Polisi
-
Tak Curiga Waktu Pacaran: Kisah Intan Perempuan Asal Malang Miliki Suami Seorang Wanita
-
Suami Intan Ternyata Perempuan: Kedok Palsu Terbongkar saat Malam Pertama
-
Nestapa Perajin Tempe Sanan Malang: Terjepit Harga Kedelai Dunia Terpaksa Sunat Ukuran 1 Cm
-
Menanti Asa di Arjowinangun: Babak Baru Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat Malang