SuaraMalang.id - Keluarga Serda Ede Pandu Yudha Kusuma menggelar tahlil dan doa bersama, Minggu (25/4/2021) malam. Usai Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan KRI Nanggala 402 tenggelam di Perairan Utara Bali.
Seperti diberitakan, seluruh kru atau awak KRI Nanggala 402 dinyatakan gugur setelah bukti otentik ditemukan, yakni kapal selam ditemukan terbelah menjadi tiga bagian di kedalaman 838 meter.
Mendengar kabar duka itu, keluarga salah satu awak kapal selam, Serda Pandu di Perumahan Flamboyan, Kecamatan Soboh, Banyuwangi, Jawa Timur, langsung menggelar doa bersama dan tahlil bersama warga setempat.
Dilansir dari Antara, rumah kedua orang tua Serda Pandu tampak silih berganti didatangi sanak keluarga dan warga setempat, untuk mengucapkan bela sungkawa.
Serda Pandu merupakan putra pertama dua bersaudara dari pasangan suami istri Wahyudi dan Sri Endah Lestari. Serda Pandu juga belum genap dua bulan menikah dengan Mega Dian Pratiwi (23).
“Pada Minggu (18/4) saya masih sempat video call. Selama ini Pandu ketika hendak layar (tugas di kapal selam) selalu pamit dan izin menelpon kepada ibunya," kata Wahyudi, ayah Serda Pandu dikutip dari Antara, Minggu.
Serda Pandu gugur dalam tugas bersama 52 prajurit lainnya (kru KRI Nanggala-402), saat melaksanakan pelatihan militer di perairan laut bagian utara Bali.
Semula, pada Rabu (21/4) menjelang subuh, KRI Nanggala-402 dikabarkan hilang kontak, sesaat setelah kapal selam buatan Jerman, itu, meminta izin menyelam dan melakukan penembakan torpedo.
Pada hari ini, Minggu (25/4) atau hari kelima tenggelamnya KRI Nanggala-402, setelah dilaksanakan operasi SAR di sekitar titik lokasi tenggelamnya kapal selam milik TNI AL itu, ditemukan pecah dan terbelah menjadi tiga bagian di kedalaman 838 meter.
Baca Juga: Terenyuh, Anak-Anak Masjid Ini Galang Dana Buat Indonesia Beli Kapal Selam
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
Terkini
-
Buntut Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos
-
BRI Raih Apresiasi Menaker Atas Program Magang Nasional yang Terstruktur
-
Kongkalikong Kepala Unit, Mantri, hingga Perangkat Desa Bobol Bank BUMN di Kepanjen Rp2,7 Miliar
-
BRI Siapkkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham Tahap II, Ini Tujuannya
-
Modal Rp25 Juta Beli 5 Kg Ganja di Medsos, Petani Asal Malang Diciduk Polisi